Apakah Boleh Niat Puasa Syawal Dibarengi dengan Puasa Ayyamul Bidh? Jawabannya, Boleh

Masjid Agung Sultan Qaboos, Oman. foto: getpost.id/alia

GETPOST.ID, Jakarta–  Bolehkah niat puasa Syawal dan Ayyamul Bidh digabungkan? Jawabannya boleh. Ini dikutip dari akun Instagram Aa Gym yang menyebutkan jika kedua niat puasa tersebut digabungkan. Saat ini beberapa umat muslim masih ada yang menjalani puasa Syawal, dan Puasa Ayyamul Bidh akan dimulai esok hari, Senin, 22 April 2024 (13 Syawal 1445 H), Selasa, 23 April 2024 (14 Syawal 1445 H), Rabu, 24 April 2024 (15 Syawal 1445 H)

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah: “Kalau seseorang lakukan puasa Syawal yang tiga harinya satu niat dengan puasa ayyamul bidh, masih dibolehkan dan diharapkan ia bisa mendapatkan pahala puasa syawal dan puasa ayyamul bidh sekaligus.”

Read More

Dalil disunnahkannya puasa Ayyamul Bidh ini tertuang dalam hadits Nabi SAW yang diriwayatkan Imam At Tirmidzi dan Imam Nasai, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

Hai Abu Dzar, “Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR Tirmidzi dan an Nasai).

Puasa Syawal boleh dilaksanakan enam hari  berturut-turut. Boleh juga dilakukan tidak berurutan asalkan masih berada di Bulan Syawal.

Salah satu keutamaan puasa enam hari di bulan Syawal adalah pahalanya yang setara dengan puasa selama satu tahun. Anggapan ini memiliki dalil yang shahih seperti disebutkan dalam hadits berikut:“Barangsiapa yang telah melaksanakan puasa Ramadlan, kemudian dia mengikutkannya dengan berpuasa selama 6 (enam) hari pada bulan Syawal, maka dia (mendapatkan pahala) sebagaimana orang yang berpuasa selama satu tahun.” (HR. Imam Muslim).

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *