GETPOST.ID, Bekasi – Mobil listrik All New Hyundai Kona Electric mendapat respons menarik bagi konsumen otomotif Indonesia. Mobil listrik terbaru jenama otomotif asal Korea ini dirilis pada pameran GIIAS-BSD City, Juli lalu.
Di segmen medium SUV, All New Kona Electric bersaing dengan Omoda E5, BYD Atto3, dan Neta X.
Budi Nur Mukmin, Chief Marketing Officer PT Hyundai Motors Indonesia, menjelaskan All New Kona Electriic menjadi kebanggaan Hyundai Indonesia, karena baterainya diproduksi sendiri di Cikarang, Jawa Barat. Termasuk desainer baterainya juga berasaal dari desainer Indonesia.
“Pemesanan atau SPK All New Kona Electric sekitar 1.500 unit. Sebuag volume yang cukup baik. Unit sudah dikirim ke konsumen sejak Agustus lalu,” kata Budi saat Media Drive All New Kona Electric di Bekasi, Rabu (25/9).
SUV kompak ini punya dimensi panjang 4.350 mm, lebar 1.825 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.660 mm.
All New Hyundai KONA Electric dipasarkan dalam lima varian di Indonesia. Kelima varian itu adalah Signature Long Range seharga Rp 590 juta, Signature Standard Range Rp 575 juta, Prime Long Range Rp 560 juta, Prime Standard Range Rp 515 juta, dan Style Rp 499 juta.
Varian Standard Range punya baterai berdaya 48,9 kWh, sedangkan Long Range 66 kWh.
Untuk tenaga maksimum, Standard punya tenaga 114,6 kW, sedangkan Long Range 160 kW. Masing-masing dengan torsi maksimum 255 Nm.
Menariknya, fitur canggih Hyundai Bluelink di Kona Electric mendapat peningkatan. Yang mana pengguna dapat melakukan pembaruan software dengan lebih praktis melalui over-the-air (OTA) update. Peserta dapat mencoba fitur View Around My Vehicle pada Hyundai Bluelink. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melihat visual kendaraan secara 360° saat kendaraan sedang dalam keadaan mati.



