GETPOST.ID, Jakarta – Mengemudikan mobil hybrid Toyota seharusnya tetap menerapkan defensive driving, demi keamanan dan keselamatan di jalan. Kondisi di rute perjalanan dalam mobilitas harian atau perjalanan jauh, kadang tidak dapat diprediksi. Mulai dari beragamnya kondisi jalan, kemacetan, banjir hingga jalur perlentasan kereta api yang juga perlu diwaspadai.
Karena itu, AutoFamily perlu memahami teknologi hybrid EV di mobil Toyota. Berikut hal penting mengenai Hybrid EV Toyota yang wajib dipelajari supaya tidak bermasalah di jalan:
Komponen Elektrifikasi
Toyota memiliki rekam jejak yang panjang urusan Hybrid EV, sehingga sudah mendesain sistem perlindungan kelistrikan terbaik. Seperti memasang insulator pada kabel untuk mencegah kebocoran. Sambungan dan konektor yang memiliki pengaman, yang mana komponen penting seperti baterai tegangan tinggi, inverter, kabel, dan motor listrik diproduksi dari material solid.
Waspada genangan air
Meskipun tidak berkaitan langsung dengan kecelakaan di perlintasan kereta api, air yang masuk ke dalam sistem elektrifikasi dapat menyebabkan korsleting. Secara fungsi, komponen elektrifikasi HEV Toyota didesain untuk water ressist (tahan air), bukan water proof (kedap air). Artinya, tetap ada potensi air menemukan celah untuk masuk dan merusaknya, kalau pengemudi memaksakan diri menerjang banjir.
Dilarang Modifikasi Sistem Kelistrikan
Sebaiknya tidak melakukan modifikasi atau perubahan pada sistem kelistrikan baik kelistrikan tegangan rendah maupun listrik tegangan tinggi, karena dapat berpotensi merusak komponen kelistrikan lain dan juga dapat menggugurkan warranty. Selain itu, melakukan modifikasi pada jaringan listrik tegangan tinggi dapat berpotensi terjadi sengatan listrik yang berbahaya.
Selalu Waspada di Perlintasan KA
Sebelum melintas, pastikan kondisi aman, palang pintu perlintasan terbuka, dan jangan panik saat melindasi lintasan kereta api. Jangan pernah menerobos perlintasan kereta. Sistem transmisi otomatis milik Hybrid EV Toyota tidak akan mengalami kesulitan saat melintasi rel.
Cukup posisikan tuas di D, AutoFamily tinggal mengatur kecepatan lewat injakan pedal rem dan menambah tenaga jika kurang dengan menginjak pedal gas.
Ada kekhawatiran mobil mogok ketika melewati rel dengan hanya memanfaatkan motor listrik. Selama kapasitas baterai aman, tidak ada risiko mobil mati, ketika pakai Mode EV. Apalagi mobil hybrid memiliki sistem pengisian langsung dari mesin bensin yang membuatnya tidak mungkin kehabisan daya listrik.
Perhatikan kondisi lintasan rel KA. Sebaiknya berhenti sesaat sebelum rel untuk menengok ke kiri-kanan. Perhatikan kondisi rel dengan permukaan jalan, apakah diagonal, selevel, berlubang, licin, menurun, atau menanjak.
Melaju perlahan dan jaga jarak aman dengan kendaraan di depan sebagai antisipasi keadaan darurat, seperti mogok. Berhentilah di depan rel sembari menunggu mobil di depan menyeberang, meski risikonya diklakson kendaraan lain di belakang.
Setelah semua aman, pengemudi melewati dengan tenang. Perhatikan kalau ternyata motor listrik yang bekerja, jangan terlalu agresif menekan pedal gas, yang bisa membuat AutoFamily kehilangan kendali lantaran torsi besar dan instan.
Waspada Perlintasan Rel Ganda
Perhatikan apakah perlintasan memiliki rel ganda, bahkan double double track atau 4 lajur rel. Jangan terburu-buru maju karena ada rel lain dan biasanya intensitas kereta yang lewat juga tinggi.
Tidak perlu panik kalau mobil tiba-tiba mogok di tengah perlintasan. Cek panel instrumen, posisikan gigi transmisi di parkir (P), dan nyalakan ulang mesin kendaraan. I
Ingat prosedur menyalakan mesin, seperti menginjak pedal rem untuk mobil matik. Jika masih gagal, mintalah bantuan orang di sekitar untuk membantu mendorong keluar dari area berbahaya. Kalau sudah dalam posisi bahaya, seperti kereta mendekat, segera tinggalkan mobil untuk mencegah timbulnya korban jiwa.
Jaga Kondisi Mobil
Kondisi mobil yang optimal akan membantu mencegah potensi masalah saat melintasi rel kereta. Tentu AutoFamily tidak mau busi mati sehingga mobil mogok di tengah jalan. Solusinya mudah, selalu jaga kondisi mesin mobil AutoFamily dengan rajin melakukan service berkala.
“Mobil hybrid Toyota dirancang agar dikendarai dengan aman di berbagai medan jalan termasuk perlintasan kereta api. Namun, AutoFamily harus tetap fokus dan waspada supaya dapat melaju dengan aman. Sejalan visi Life is Easy with Auto2000: Dekat, Nyaman, dan Lengkap, pastikan mobil hybrid dalam kondisi prima dengan servis berkala, cukup booking lewat Auto2000.co.id,” ujar Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000.



