Timi Ardiyanti Raih Penghargaan Guru Bahasa Indonesia Terbaik dari Pemerintah Australia

Timi Ardiyanti (kanan) bersama Dubes RI untuk Indonesia Siswo Pramono di Canberra, Australia.

GETPOST.ID, Canberra – Guru bahasa Indonesia asal Depok Timi Ardiyanti meraih “All Indonesian Language Teaching Award” 2024 dari pemerintah Australia dan Australia-Indonesia Institute.

Penghargaan ini diberikan dalam rangka The National Australia Indonesia Language Awards (NAILA) 2024 yang digelar di Australia National University, Canberra Australia, kemarin (7/12).

Read More

Acara ini juga dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Australia Siswo Pramono.

Timi, seorang alumnus program studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), dinilai berkontribusi besar sebagai tenaga pengajar bahasa Indonesia di Australia selama 25 tahun lebih. Kontribusinya dinilai mampu meningkatkan pemahaman warga Ausralia terhadap bahasa dan budaya Indonesia.

Kepada Getpost.id, Timi mengaku bangga mendapat penghargaan  dari pemerintah Australia. “Mewakili para guru bahasa Indonesia di Australia,  saya menerima penghargaan ini dengan tulus,” ujarnya.

Saat ini Timi menjadi Head of Indonesia di Huntingtower, Victoria, sejak mengajar pada 2007. Beberapa program inisiatif Timi di sekolahnya adalah VCE immersion weekends, program pertukaran, dan program perjalanan budaya ke Jakarta dan Yogyakarta.

The National Australia Indonesia Language Awards (NAILA) 2024 merupakan ajang kompetisi pidato tahunan dan penghargaan tentang upaya pengembangan pembelajaran bahasa Indonesia di Australia di semua tingkatan sekolah.

Para pelajar sejak sekolah dasar hingga pembicara tingkat eksekutif diundang untuk berpartisipasi dalam kompetisi, dengan puncaknya malam penghargaan tingkat nasional.  Para peserta lomba memiliki kesempatan untuk memamerkan keterampilan bahasa mereka, mendiskusikan masalah bilateral, serta menampilkan keterampulannya di bidang seni, musik, dan budaya ke publik.

Misi NAILA adalah memberikan insentif pembelajaran bahasa dan memberikan penghargaan atas kemahiran tingkat tinggi. Insentif ini mendorong komunikasi menjadi lebih mendalam, terhormat, dan pemahaman antara kedua negara: Indonesia-Australia.

 

 

 

 

Related posts