GETPOST.ID, Jakarta – BAIC Indonesia pasang target tinggi pada 2026. Melalui PT JIO Distribusi Indonesia sebagai sole distributor di Indonesia, BAIC mengincar peningkatan penjualan hampir 200% pada tahun ini menjadi sekitar 2.000 unit.
Strateginya ekspansi jaringan dealer, peluncuran produk baru, dan penguatan layanan purnajual untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Pada tahun lalu, segmen kendaraan 4×4 justru tumbuh signifikan sebesar 27% menjadi 19.244 unit, meski pasar otomotif nasional turun. Melalui data ini, BAIC melihat peluang pertumbuhan kuat pada segmen SUV dan kendaraan 4×4, yang mayoritas di lini produk BAIC saat ini.
Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia, menjelaskan pertumbuhan kami targetkan pada 2026 merupakan bagian dari strategi ekspansi BAIC Indonesia lebih agresif untuk meneguhkan posisinya sebagai pemain serius di industri otomotif Indonesia, yang mana untuk mendorong hal ini BAIC terus menerus melakukan peningkatan dan perluasan baik dari sisi produk maupun jaringan penjualan dan service.
“Kami melihat momen sangat positif bagi BAIC di Indonesia,dengan dukungan produk yang kompetitif serta jaringan diler yang terus berkembang, kami optimistis mempercepat pertumbuhan penjualan ke depan,” ujar Dhani di kantornya, kemarin.
Strategi Produk Agresif
Setelah menghadirkan model X55 II, BJ40 Plus, dan BJ30 Hybrid, tahun ini BAIC akan merilis BJ30 HEV versi CKD (Completely Knocked Down) di Indonesia untuk memperkuat lini SUV hybrid. Lokalisasi produk ini akan terus dilakukan untuk lini produk berikutnya sejalan dengan rencana BAIC Indonesia melalui PT JHL Internasional Otomotif, menjadi manufacture hub di Asia Tenggara (ASEAN).
Menariknya, tahun ini BAIC Indonesia akan membawa salah satu sub-brand, yang telah sukses di pasar Tiongkok di segme kendaraan-kendaraan elektrik kelas high-end: Arcfox.
Di tahap awal, BAIC Indonesia akan membawa produk entry level, yaitu Arcfox T1 yang bermain di segmen medium hatchback EV bersama BYD Dolphin, Wuling Cloud EV, GWM Ora Cat, MG4 EV, dan AION UT.
Dhani Yahya optimistus soal ini, karena Arcfox T1 telah sukses dipasarkan di negara asalnya dan kesuksesan ini akan dibawa ke Indonesia dengan berbagai keunggulan Arcfox T1.
“Kami akan menyuguhkan produk ini dengan harga kompetitif dan sangat layak disandang oleh produk dengan kualitas seperti Arcfox T1,” tegasnya.
Selain itu, BAIC juga akan membawa produk BEV anyar, calon mobil volume makers-nya di Indonesia; BAIC X1. Mobil listrik mini ini akan meramaikan segmen Small hatchback EV bersama Wuling Binguo dan BYD Atto 1.
Terus melebarkan sayap di pasar kendaraan elektrik, BAIC Indonesia akan melanjutkan perluasan jajaran produk EV pada 2027 melalui lini Arcfox. Memasuki segmen EV luxury MPV, BAIC Indonesia merencanakan membawa Arcfox N80 KS (REEV) yang akan bersanding dengan Denza D9 dan Toyota Alphard Hybrid.
Terus memperkaya posisi pada setiap segmen, BAIC Indonesia akan mengisi pasar di segmen Premium Mid Size EV lewat Arcfox T5.
Untuk mendukung pertumbuhan penjualan ini, BAIC Indonesia juga mempercepat pengembangan jaringan diler secara nasional dengan layanan 3S untuk brand BAIC dan Arcfox. Targetnya memiliki 28 diler hingga akhir 2026, dengan fokus di wilayah Jabodetabek. Saat ini BAIC telah memiliki 6 diler di wilayah Jabodetabek.
“BAIC Indonesia memiliki komitmen jangka panjang untuk tumbuh dan berkembang bersama industri otomotif nasional. Melalui PT JIO Distribusi Indonesia, kami konsisten menjalankan berbagai inisiatif strategis mulai dari pengembangan produk berkualitas, perluasan jaringan diler, hingga peningkatan kualitas layanan pelanggan. Ini bukti nyata keseriusan BAIC Indonesia. Ke depan, kami juga memiliki visi lebih besar menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pasar penting bagi BAIC, tapi juga salah satu basis manufaktur dan hub strategis BAIC di Asia Tenggara,” pungkas Dhani.
Terakhir, perusahaan juga memperkuat layanan purnajual melalui berbagai program perlindungan pelanggan. Antara lain garansi kendaraan hingga 5 tahun, Free service maintenance 4 tahun hingga 80.000 km, Ketersediaan genuine spare parts di seluruh jaringan diler dengan jaminan pemenuhan hingga 90%, FREE Layanan Emergency Roadside Assistance selama 5 tahun, dan sebagainya.



