Tambora Run 4.0, Kenalkan Wisata Sejarah Kawasan Pekojan Jakarta Barat

Tambora Run 4.0

GETPOST.ID, Jakarta– Tambora Run kembali. Setelah terakhir kali digelar pada 2019, Tambora Run kembali hadir yang melibatkan ribuan peserta dari sekitar Tambora hingga ke daerah lainnya. Tambora Run 2022 merupakan gelaran kemeriahan Lomba Lari Tingkat Kecamatan Terbesar Se-Indonesia yang keempat kalinya, sebagai ajang promosi kawasan wisata sejarah Kawasan Pekojan, Tambora, salah satu kawasan awal berdirinya Kota Jakarta.

TM Seasons City berkolaborasi dengan Kecamatan Tambora kembali menggelar Kegiatan Tambora Run 4.0 ini setelah Vakum 2 tahun karena pandemi. “Kami sangat merasakan antusiasme dan gairah masyarakat terhadap kegiatan Tambora Run 4.0 ini. Hal ini terbukti saat TM Seasons City mempublikasikan kegiatan Tambora Run 4.0 di Instagram TM Seasons City @seasons.city, banyak sekali Direct Message yang masuk dan ingin segera mendaftarkan diri. Ternyata antusiasme masyarakat begitu besar, bisa dilihat dari banyaknya jumlah peserta yang sudah mendaftarkan diri menjadi peserta baik secara Online maupun Offline,” kata Agus Widodo General Manager TM Season City, Sabtu 22 Oktober 2022 di Jakarta.

Baca Juga:
Selesai Jadi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan: Bukti Nyata 5 Tahun yang Berbicara
–  Revitalisasi Stadion Tugu Habiskan Rp 181 Miliar, Anies Baswedan: Bukan dari APBD

Agus Widodo, General Manager TM Seasons City

Antusiasme masyarakat terlihat dari peserta yang mendaftar berjumlah 3500 peserta terhadap kegiatan Tambora Run 4.0 ini begitu tinggi lantaran tidak hanya diisi dengan lomba lari, tetapi juga dibarengi dengan berbagai kegiatan menarik yang diselengggarakan di area TM Seasons City, seperti adanya Pencak Silat, Senam Bersama, berbagai Games, serta dimeriahkan pula oleh aneka ragam UMKM.

Read More

Bambang Sutarna, Camat Tambora, menambahkan Tambora Run 4.0 kali ini melewati beberapa situs sejarah di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Salah satunya adalah Langgar Tinggi di Pekojan. Selain Langgar Tinggi Pekojan, situs budaya lainnya yang dapat ditemukan sepanjang rute Tambora Run adalah beberapa kelenteng tua peninggalan masyarakat Tionghoa. Adapula bangunan-bangunan bernuansa arsitektur Eropa, sehingga Tambora dikenal sebagai salah satu pusat multietnis di Jakarta.

“Kegiatan yang sudah dilakukan sebanyak empat kali ini luar biasa, sebenarnya ada tema yaitu sambil memamerkan destinasi wisata di Tambora. Sambil ada kegiatan maraton, juga bisa menjadi ikon berbagai hal terutama terkait wisata Jakarta Barat,” katanya.

Tambora Run 4.0

Bambang berharap cikal bakal Tambora Run 4.0 ini bakal melahirkan atlet baru dari kawasan Tambora yang selama ini dianggap sebelah mata lantaran kawasannya yang padat. “Sukur-sukur atlet nasional. Untuk mengembangkan prestasi itu sulit tapi dari Tambora Run bisa merekrut pelajar, karang taruna yang bisa menunjukkan dengan prestasi melalui olahraga lari,” lanjut Bambang.

Kegiatan Lari tingkat kecamatan terbesar di Indonesia ini sudah terbukti diakui dan didukung dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno yang sudah dua kali berturut-turut ikut support kegiatan Tambora Run.

Sandiaga Uno yang muncul untuk melepas 3500 peserta sekaligus menjadi peserta terlihat antusias. “Jakarta bangkit, Indonesia sejahtera. Hati-hati di jalan, kita sesama pengguna jalan,” kata Menteri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia yang tampil seperti pelari profesional dengan gayanya yang khas.

Sandiaga Uno Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia

Pemerintah Kota Jakarta Barat yang diwakili oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Asminra), Amien Haji berharap kolaborasi TM Seasons City dengan Kecamatan Tambora bisa berlanjut ke olahraga yang lain. “Semoga kolaborasi ini semakin erat, sehingga bisa memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” katanya.

Related posts