GETPOST.ID, Jakarta– Penjualan produk Antimo mulai kembali seiring bergairahnya kembali sektor pariwisata di Indonesia. Perusahaan BUMN PT Phapros Tbk berhasil membukukan
pertumbuhan penjualan bersih semester I tahun 2022 sebesar 21 persen dibandingkan periode
yang sama di tahun 2021.
Menurut Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko, paska pandemik, industri farmasi mulai
kembali menggeliat. Salah satunya adalah produk yang selalu menjadi andalan para pemudik
dan wisatawan seperti Antimo, yang saat ini sudah memasuki usia ke-50 tahun, mulai kembali
bertumbuh penjualannya. Antimo juga merupakan market leader untuk kategori obat anti mabuk.
“Mobilisasi masyarakat seperti pada momen mudik lebaran menjadi sentimen positif terhadap
kinerja Antimo, yang berdampak langsung terhadap performa keuangan perusahaan. Selain itu
juga, laba semester pertama ini juga didapat dari produk-produk yang menjadi unggulan
Phapros lainnya, seperti Becefort, Livron serta produk-produk di sektor etikal (obat resep),”
tutur Hadi dalam siaran pers baru-baru ini.
Baca Juga:
– Bangkrut, Survei: 43 Persen Pendiri Startup Sulit dapat Kerja
– OPPO Reno8 akan Diluncurkan, Unggul di Sektor Kamera
Selain penjualan, kinerja positif Phapros pada enam bulan pertama tahun 2021 ini adalah
menurunnya rasio kewajiban jangka panjang perusahaan sebesar 6 persen dibandingkan tahun
lalu. Selain itu dari sisi laba periode berjalan, Phapros juga membukukan kenaikan sebesar 7
persen dibandingkan tahun 2021, dan juga kenaikan laba per saham sebesar 8 persen.
“Kami sangat bergembira dengan kinerja positif ini karena bisa memberikan hasil terbaik untuk
para investor dan induk perusahaan Phapros. Kami berharap di semester II nanti, kita bisa
membukukan pertumbuhan yang lebih tinggi lagi serta kinerja yang optimal dibandingkan
tahun 2021. Melalui beberapa upaya inovasi produk baru dan efisiensi, termasuk menjadikan
commercial excellence, operational excellence, financial excellence dan digitalisasi sebagai
bagian dari strategi utama korporasi di sepanjang 2022 ini,” tutupnya.



