GETPOST.ID, Seoul- Industri hiburan Korea mulai menemukan cara baru menghidupkan kembali drama ikonik: bukan melalui remake atau sekuel, melainkan reuni tanpa naskah yang mempertemukan kembali para pemainnya satu dekade kemudian.
Setelah reuni Reply 1988, kini giliran Goblin. Berikutnya, Love in the Moonlight kemungkinan menyusul.
Tren tersebut terlihat melalui Goblin: The Lonely and Great God 10th Anniversary. Program khusus tvN yang sudah tayang di Viu ini membawa Gong Yoo, Lee Dong-wook, Kim Go-eun, dan Yoo In-na kembali ke Gangneung, salah satu lokasi syuting utama Goblin.
Keempatnya mengunjungi kembali tempat-tempat ikonik, mengenang proses produksi, dan membuka cerita yang tidak pernah muncul ketika dramanya tayang. Gong Yoo dan Kim Go-eun bahkan kembali ke Jumunjin Breakwater untuk menghidupkan adegan syal merah dan bunga buckwheat yang melekat dalam ingatan penonton.
Formatnya sederhana, tetapi respons penonton menunjukkan bahwa cerita Goblin belum benar-benar selesai.
Reuni tanpa cerita baru, tetapi tetap mencetak buzz
Episode perdana Goblin The Lonely and Great God 10th Anniversary mencatat rating rata-rata nasional 3,3 persen dan mencapai puncak 4,2 persen. Program tersebut juga menjadi tayangan teratas pada slot waktunya di antara saluran kabel dan general programming Korea Selatan, berdasarkan Nielsen Korea.
Performa digitalnya bahkan lebih menonjol. Dalam riset Good Data Corporation untuk periode 6–12 Juli 2026, Goblin 10th Anniversary Trip menempati posisi kedua dalam daftar program non-drama televisi paling banyak dibicarakan dan menjadi nomor satu untuk kategori video.
Seluruh pemeran utamanya juga masuk lima besar figur non-drama paling banyak dibicarakan. Lee Dong-wook berada di posisi pertama, disusul Gong Yoo di urutan ketiga, Yoo In-na keempat, dan Kim Go-eun kelima.
Riset tersebut menganalisis pemberitaan, percakapan di blog dan komunitas daring, video termasuk klip pendek, media sosial, serta respons pengguna terhadap program televisi dan OTT. Artinya, capaian Goblin bukan hanya datang dari rating, tetapi juga dari percakapan yang bergerak di berbagai kanal digital.
Di Indonesia, reuni ini juga menempatkan Goblin: The Lonely and Great God 10th Anniversary sebagai drama yang paling banyak ditonton di Viu pada pekan penayangan episode terakhirnya.
Ini menunjukkan satu hal penting: reuni pemain dari drama lama dapat menghasilkan momentum media tanpa harus memproduksi musim baru.
Reply 1988 membuka jalan
tvN sebelumnya menggunakan format serupa melalui Reply 1988 10th Anniversary. Para pemain drama tersebut dipertemukan kembali dalam perjalanan dua hari satu malam yang dikemas menjadi program tiga episode pada Desember 2025.
Kini pola yang sama mulai bergerak ke stasiun lain. KBS dikabarkan menyiapkan program ulang tahun ke-10 Love in the Moonlight atau Moonlight Drawn by Clouds. Park Bo-gum, Kim Yoo-jung, Jinyoung, Chae Soo-bin, dan Kwak Dong-yeon masih dalam pembahasan untuk berpartisipasi, sementara format dan jadwal penayangannya belum diumumkan
Jika proyek tersebut berlanjut, tiga drama populer dari periode 2015–2016 akan memperoleh kehidupan kedua melalui format non-drama. Ini mulai terlihat bukan sebagai perayaan satu kali, tetapi sebagai pola baru dalam pengelolaan IP hiburan Korea.
Nostalgia berubah menjadi strategi konten
Goblin memiliki modal yang sulit dibangun oleh program baru: karakter yang masih diingat, adegan yang mudah dikenali, dan hubungan antarpemain yang telah diikuti penonton selama sepuluh tahun.
Drama aslinya pernah mencatat rating sekitar 20,5 persen dan menjadi drama televisi kabel Korea pertama yang menembus angka 20 persen. Namun, kekuatan Goblin hari ini tidak lagi hanya terletak pada rating lamanya. Nilainya berada pada keterikatan emosional yang tetap bisa diaktifkan kembali satu dekade kemudian.
Reuni juga memberikan sesuatu yang tidak bisa diperoleh hanya dengan menonton ulang drama. Penonton dapat melihat bagaimana hubungan para pemain berkembang setelah sepuluh tahun, bagaimana mereka memandang karakter lama dari posisi sekarang, dan apa yang terjadi ketika adegan fiksi dipertemukan kembali dengan orang-orang yang pernah menghidupkannya.
Inilah yang membuat nostalgia berubah menjadi produk baru. Stasiun televisi tidak perlu melanjutkan cerita atau mengambil risiko merusak akhir yang sudah disukai penonton. Mereka cukup membuka kembali memori kolektif yang telah terbentuk.
Goblin Goblin The Lonely and Great God 10th Anniversary. Program kini dapat disaksikan melalui Viu. Kehadirannya menunjukkan bahwa umur sebuah drama Korea tidak lagi berakhir pada episode terakhir. Selama penonton masih merasa terhubung dengan karakter dan pemainnya, sebuah cerita selalu memiliki jalan untuk kembali.



