GETPOST.ID, Tangerang – Toyota Hilux terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu mobil pikap diminati di Indonesia. Sejak diperkenalkan pada 1968, Hilux telah berkembang menjadi model global Toyota yang hadir di lebih dari 190 negara dan wilayah.
Perjalanan panjang tersebut kini berlanjut melalui Hilux generasi ke-9, hadir dengan sejumlah penyempurnaan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Mulai desain lebih gagah, performa mesin yang makin bertenaga, peningkatan kenyamanan dan kemudahan berkendara, hingga teknologi keselamatan makin lengkap.
Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Hiroyuki Oide mengatakan, kekuatan Hilux tidak hanya terletak pada luasnya kehadiran model tersebut di berbagai negara, tapi juga pengalaman dari penggunaan nyata dalam beragam kondisi.
Mulai dari mendukung kegiatan usaha sehari-hari, operasional di medan menantang, hingga aktivitas outdoor dan adventure, berbagai pengalaman tersebut menjadi pembelajaran bagi Toyota untuk menjaga ketangguhan Hilux sekaligus menyempurnakannya dari generasi ke generasi.
Pada periode Januari-Juni 2026, Hilux mencatat market share 70 persen di segmen pikap 4×4, sekaligus mempertahankan posisi market leader.
Sementara, Marketing Director TAM Bansar Maduma mengatakan, capaian tersebut bukan sekadar angka penjualan, tapi juga mencerminkan besarnya kepercayaan konsumen Indonesia terhadap ketangguhan, kemampuan, dan keandalan Hilux.
“Kepercayaan ini menjadikan Hilux sebagai market leader di segmennya. Tadi teman-teman lihat, market share Hilux sangat dominan, 70 persen,” ujar Bansar dalam media gathering Toyota di GIIAS 2026, ICE-BSD City, Tangerang, Senin (3/8).
Menurut Bansar, Indonesia memiliki karakter wilayah, kegiatan usaha, dan kebutuhan mobilitas beragam. Hilux banyak digunakan untuk mendukung berbagai sektor; pertambangan, perkebunan, manufaktur, konstruksi, logistik, dan berbagai kegiatan usaha lainnya.
Sementara bagi konsumen pribadi, Hilux juga dimanfaatkan untuk aktivitas sehari-hari, outdoor, hingga adventure.
“Dengan kondisi dan organisasi beragam, evolusi Hilux tidak cukup hanya menghadirkan spesifikasi tinggi. Kami melihat bagaimana pelanggan menggunakan Hilux, challenge yang mereka hadapi, serta apa yang benar-benar dibutuhkan,” kata Bansar.
Masukan dari pelanggan atau customer voice tersebut, kemudian diterjemahkan Toyota melalui empat area utama pengembangan Hilux generasi ke-9, yakni new tough and modern design, new powerful engine performance, new comfort and convenient features, serta new reliable safety and peace of mind.
Desain Lebih Gagah dan Kokoh
Hilux generasi ke-9 hadir dengan desain lebih gagah dan kokoh. Toyota mengembangkan bahasa desain yang terinspirasi dari konsep Cyber Sumo, yang menggambarkan karakter kuat, kokoh, namun tetap lincah.
Karakter tersebut diperkuat melalui grille lebih tegas, lampu LED yang semakin tipis, serta tulisan Toyota pada grille depan.
Ground clearance juga menjadi salah satu perhatian. New Hilux memiliki jarak terendah ke tanah mencapai 312 mm, diklaim salah satu tertinggi di kelasnya.
Untuk memperkuat karakter eksterior sekaligus mendukung kemampuan melibas berbagai medan, Hilux tipe V menggunakan pelek 18 inci, sedangkan tipe G dan E menggunakan pelek 17 inci.
Masuk ke kabin, Toyota memberikan sentuhan cockpit style yang membuat suasana berkendara terasa lebih modern, fungsional, sekaligus nyaman.

Performa Mesin 2,8L
Dari sisi performa, Hilux generasi ke-9 mengandalkan mesin diesel 2.800 cc yang menghasilkan tenaga hingga 201 hp dan torsi maksimum 500 Nm untuk transmisi otomatis serta 430 Nm transmisi manual.
Mesin tersebut dipadukan sistem penggerak 4WD dan rear differential lock untuk memberikan traksi lebih optimal menghadapi medan menantang.
Peningkatan tersebut bukan hanya ditujukan menghadirkan tenaga besar, tapi juga memberikan rasa percaya diri kepada pengemudi ketika membawa beban, melewati tanjakan, maupun melintasi jalan tidak rata.
Saat digunakan di berbagai kondisi, pengemudi dapat merasakan respons tenaga dan torsi ketika berakselerasi, melewati tanjakan, hingga melintasi permukaan jalan tidak rata.
Kenyamanan Ditingkatkan
Toyota juga meningkatkan kualitas berkendara melalui penyempurnaan rigiditas bodi, suspensi, dan respons kemudi.
Hasilnya, kontrol kendaraan diklaim semakin stabil, getaran lebih rendah, dan kualitas berkendara terasa lebih halus.
Pada tipe V, Hilux mendapat electric power steering yang membuat kemudi lebih ringan dan presisi. Fitur Drive Mode Select juga tersedia pada varian tertentu untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi berkendara.
Bansar menilai aspek kenyamanan semakin penting karena penggunaan Hilux kini semakin beragam.
“Hilux tidak selalu digunakan di medan berat. Banyak pelanggan menghabiskan waktu berjam-jam di balik kemudi, menempuh perjalanan jauh, serta berpindah dari area operasional menuju jalan umum,” ujarnya.
Bahkan, sebagian pelanggan menggunakan Hilux untuk aktivitas sehari-hari dan lifestyle, termasuk perjalanan menuju pusat perbelanjaan. Karena itu, kenyamanan dan kemudahan berkendara menjadi bagian penting evolusi Hilux.
Pada tipe V, sejumlah fitur kenyamanan yang ditawarkan, antara lain multi-information display dengan EPRS, Tire Pressure Monitoring System, head unit dengan smartphone connectivity, wireless charger, dan dual-zone automatic air conditioning.
Sementara tipe G dan E lebih berfokus pada fungsi, durabilitas, dan fitur praktis untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan operasional.
Toyota Safety Sense 3.0
Untuk aspek keselamatan, Hilux generasi ke-9 dilengkapi Toyota Safety Sense 3.0 pada varian tertentu. Seluruh tipe mendapat ABS, EBD, Brake Assist, Hill-start Assist, dan Vehicle Stability Control.
Parking Support Alert dengan dua sensor di depan dan empat sensor di belakang tersedia pada tipe V dan G.
Seluruh sistem tersebut dirancang sesuai karakter masing-masing varian, agar memberikan kontrol, rasa percaya diri, dan ketenangan bagi pengemudi.

Tipe Elektrifikasi
Menariknya, evolusi Hilux generasi ke-9 tidak hanya mengandalkan varian diesel. Toyota juga menghadirkan Hilux BEV, bagian dari strategi Multi-Pathway.
Pilihan tersebut menjadi alternatif bagi pelanggan yang membutuhkan kendaraan operasional lebih ramah lingkungan sesuai kebutuhan, namun berkarakter utama Hilux berupa ketangguhan dan keandalan.
Sebagai Hilux berbasis baterai listrik, kehadiran varian ini menjadi bagian dari langkah Toyota dalam menghadirkan beragam pilihan teknologi sesuai kebutuhan mobilitas pelanggan.
“Customer voice ini yang mendorong kami untuk menyempurnakan Hilux,” kata Bansar.
Dengan evolusi tersebut, Hilux generasi ke-9 berusaha menjawab kebutuhan konsumen yang semakin luas. Dari kendaraan operasional di sektor pertambangan, perkebunan, konstruksi dan logistik, hingga kendaraan untuk aktivitas sehari-hari, outdoor, dan adventure.
Kombinasi desain yang semakin agresif, mesin bertenaga, peningkatan kenyamanan, fitur keselamatan, serta opsi elektrifikasi menjadi cara Toyota menjaga Hilux tetap relevan sekaligus mempertahankan reputasinya sebagai pikap tangguh di Indonesia.
Reporter: Helmi



