Pocari Sweat Run 2026 Resmi Dibuka: Masih di Dua Kota, Lombok dan Bandung

Jumpa Pers Pocari Sweat Run 2026.

GETPOST.ID, Jakarta– P0cari Sweat Run Indonesia 2026 resmi diumumkan hari ini, Kamis, 22 Januari 2026, dalam konferensi pers yang dihadiri Menpora Erick Thohir dan Wamenpar Ni Luh Puspa di TMII, Jakarta.

Gelaran lari hybrid terbesar di dua destinasi ikonik: Lombok (Nusa Tenggara Barat) dan Bandung (Jawa Barat) dilakukan untuk terus mendorong pertumbuhan Sport Tourism nasional yang sejalan dengan program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Read More

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menyatakan, “Saat ini, indeks masyarakat Indonesia dalam berolahraga hanya 15%. Kegiatan seperti Pocari Sweat Run, kami harapkan dapat mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan berolahraga. Apalagi event ini dapat menggerakkan pelari dari Aceh hingga Papua. Pemerintah saat ini juga terus mendorong terlaksananya berbagai agenda wisata olahraga yang kita harapkan meningkatkan perputaran roda ekonomi, maka kami mendukung penuh inisiatif dari swasta seperti Pocari Sweat untuk bersinergi mengoptimalkan dampak positif yang terjadi untuk Sport Tourism di Indonesia.”

​Berbeda dengan pola tahun lalu, tahun ini rangkaian acara justru akan dimulai dari Lombok, baru kemudian mencapai puncaknya di Bandung. Perubahan ini dilakukan berdasarkan masukan peserta agar pelari bisa menikmati cuaca Lombok yang lebih sejuk di bulan Juli, berbeda yang tahun lalu digelar pada bulan September.

“Tahun lalu banyak keluhan dengan cuaca panas di Lombok. Makanya kita ubah ke bulan Juli di mana Juli itu angin Australia-nya lebih adem gitu ya, Lombok juga cuaca terbaik di bulan Juli,” papar Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka Puspita Winawati.

Tahun ini, rangkaian kegiatan akan dibuka dengan Pocari Sweat Run Lombok 2026 pada 11-12 Juli di Pertamina Mandalika International Circuit, menawarkan empat pilihan jarak: satu putaran sirkuit 4.3K, 10K, Half-Marathon, dan Marathon. Rangkaian kemudian akan mencapai puncaknya dengan Pocari Sweat Run Bandung 2026 pada 19-20 September mendatang, yang akan fokus pada kategori 10K dan Half-Marathon dengan start dan finish di Kota Bandung. Sedangkan Virtual Run berlangsung serentak di seluruh Indonesia dengan pilihan jarak yang lebih fleksibel termasuk untuk anak-anak, 3K, 5K, dan 10K.

 

Jadwal ‘War’ Tiket (Pendaftaran)

​Panitia menargetkan total 60.000 peserta tahun ini. Mengingat tiket tahun lalu habis dalam waktu kurang dari satu jam. ​Pendaftaran untuk di Lombok dibuka mulai 26 Januari 2026, sedangkan untuk pendaftaran di Bandung pada 2 Februari 2026 di aplikasi atau website resmi Pocari Sweat pukul 12.00 WIB.

Erick Thohir lebih lanjut mengatakan bahwa ajang ini bukan sekadar lomba lari, melainkan penggerak utama sport tourism di Indonesia. Dengan berlari di Mandalika, peserta akan merasakan sensasi melintasi sirkuit internasional dengan angin sepoi-sepoi khas bulan Juli. Sementara itu, di Bandung, acara akan berlangsung meriah karena  bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kota Bandung.

Konsistensi selama 12 tahun terakhir penyelenggaraan, Pocari Sweat Run terus bertumbuh pesat dari 5.000 pelari di 2014 hingga total 55.435 pelari pada tahun 2025.

“Kolaborasi melalui Pocari Sweat Run ini merupakan contoh pengembangan sport tourism yang berkelanjutan. Event ini menjadi magnet bagi pelari domestik dan internasional sekaligus mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat lokal,” ujar Wamenpar Ni Luh Puspa.

Related posts