GETPOST.ID, California- Anna Delvey, seorang sosialita palsu yang berhasil menipu dan mengaku menjadi pewaris kekayaan seorang konlomerat di Jerman. Meski diberi label penipu tapi Anna Delvey justru banyak diliirk universitas ternama untuk menjadi dosen tamu.
Setelah dua tahun setelah keluar dari penjara, Anna akan memberikan kuliah di sekolah bisnis kampus bergengsi Amerika Serikat, Harvard. Dilansir Page Six, perempuan keturunan Jerman dan Rusia itu diundang untuk memberikan kuliah kepada mahasiswa Magister Administrasi Bisnis (MBA) Harvard tahun kedua. Ia dilaporkan akan mengisi mata kuliah “Borderline” di semester ini.
Kelas Borderline merupakan mata kuliah yang membahas soal perusahaan-perusahaan yang dipimpin oleh manajer dengan rencana yang gagal, pengusaha ambisius yang salah menakar risiko, dan perusahaan profesional yang dipimpin oleh penipu.
Secara umum, kelas yang diajar oleh Profesor Eugene Soltes ini akan mendalami sisi kelam dunia bisnis yang kacau, kompleks, dan penuh risiko-risiko tersembunyi.
“Kelas ini akan menghadapi isu-isu ini lewat perspektif pengusaha inovatif yang mencoba untuk mengatasi aturan-aturan yang kuno, pemimpin multinasional yang menghadapi dilema berat, dan investor yang mencoba untuk mencari keuntungan dari fenomena komersial yang saat ini timbul,” tulis deskripsi kelas Borderline, sebagaimana dikutip dari Kumparan.
Agar bisa dalam mendalami gelapnya dunia bisnis ini, kelas Borderline menggunakan bahan ajar yang variatif. Mulai dari mempelajari dokumen-dokumen rahasia yang bocor, hingga dosen tamu yang memiliki pengetahuan unik dan keahlian di dunia kelam ini.
Kelas ini juga akan membahas soal beberapa topik yang etikanya masih diperdebatkan di dunia bisnis, seperti peretasan, autentikasi non-fungible token (NFT), hingga spionase perusahaan. Ini bukan kali pertama Anna Delvey diundang untuk menjadi pembicara di universitas besar di Amerika Serikat. Sebelumnya, Anna pernah diundang memberikan kuliah untuk salah satu kelas di Columbia University pada September 2022.
Ia memberikan kuliah secara virtual dari sebuah Rumah Detensi Imigrasi, untuk kelas mata kuliah “Intro to Reporting.” Selain itu, Page Six juga melaporkan bahwa Oxford University Inggris juga berencana mengundang Anna untuk memberikan kuliah kepada mahasiswanya.
Baca Juga:
– Hey Jomblo Jangan Sedih Gak Ada Pasangan di Hari Valentine, Ini 6 Drakor Baru yang Seru di Viu
– Tips dan Fakta Menarik bisa Sukses Jualan di TikTok
Anna Delvey merupakan seorang sosialita palsu yang bisa “naik” kelas sosial lewat berbagai macam penipuan. Ia divonis 4 sampai 12 tahun penjara pada 2019 lalu atas tuntutan pencurian dalam jumlah besar dan pencurian jasa.
Menurut New York Post, Anna Delvey dituntut akibat mencuri hingga USD 200.000 atau setara dengan Rp 3 miliar dari berbagai lini bisnis. Ia juga melakukan percobaan penipuan untuk bisa mendapatkan pinjaman sebesar USD 22 juta (Rp 331 miliar) untuk meluncurkan sebuah kelab seni di wilayah Manhattan, New York, AS.
Anna dibebaskan pada 2021 lalu, setelah menjalani masa tahanan selama dua tahun, karena perilaku baik selama masa penahanan. Kisahnya itu difilmkan oleh Netflix dengan judul Inventing Anna.



