GETPOST.ID, Osaka– Paviliun Indonesia mendapat kehormatan istimewa dengan diundang langsung oleh penyelenggara World Expo Jepang untuk mengisi acara peringatan satu tahun penyelenggaraan World Osaka Expo. Undangan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi dan daya tarik Indonesia selama ajang internasional tersebut berlangsung.
Enam personel Pavindo yang hadir diantaranya adalah Nadira, Pita, Zidan, Gin, Ario, dan Devi yang dikenal paling aktif joget dan bernyanyi di pintu masuk Pavindo saat Expo Osaka 2025. Wajah-wajah mereka dikenal oleh masyarakat di Jepang dan menjadi viral. Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana diplomasi budaya yang memperkenalkan identitas Indonesia kepada dunia.
“Awalnya kita nggak masuk ke dalam undangan di anniversary opening Expo ini,” ujar Zidan ditemui tak lama kepulangannya dari Osaka. “Lantaran tidak ada performancer yang dari luar Jepang, tiba-tiba Ikarusang-country manager Pavindo 2025- menawarkan Pavindo masuk ke dalam agenda acara untuk tampil,” kata Zidan lagi.
Pavindo memang viral dan terkenal di Osaka saat Expo berlangsung selama 6 bulan. Beberapa personelnya diundang untuk tampil di televisi dan beberapa stasiun TV meliput staf Pavindo yang sedang joget dan bernyanyi saat itu. Mereka dinilai telah memberikan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Jepang.
Menariknya, ketika enam staf Pavindo landing di Bandara Osaka, mereka kaget ternyata beberapa stasiun TV telah menunggu untuk meliput mereka.
“Ini beneran di luar ekspetasi kita, nggak nyangka banget akan ada stasiun TV di bandara nungguin kita,” cerita Zidan sambil tertawa.
“Udah muka bantal lagi, kaget banget,” Pita ikutan buka suara sambil tertawa juga.
Selama 4 hari di Osaka mereka sudah diberikan beberapa jadwal untuk berinteraksi dengan masyarakat Jepang di Osaka. Mereka tampil di panggung di Osaka sebanyak dua kali yaitu siang dan sore. Mereka juga menggelar jumpa fans di Kafe Bintang di Osaka.
“Aku merasa kayak punya dua kehidupan berbeda. Di Indonesia kerja dari jam 9 pagi ke jam 5 sore, lalu kuliah. Tapi ketika di Osaka lumayan shock juga kalau sedang jalan ada yang ngenalin. Mereka menyapa, ajak kenalan, ajak foto. Dan mereka mendekati kita duluan nggak canggung, padahal Expo Osaka ini sudah mau 1 tahun selesai dan mereka masih inget sama kita. Ternyata se-memorable itu peran kita untuk mereka,” tutur Zidan yang diaminin Pita yang ada di sampingnya.
Pita juga berharap bisa menghibur lagi dengan lebih banyak warga Jepang yang terlibat mengingat lokasi Jumpa Fans di Kafe Bintang terbatas. “Semoga ke depannya jika ada sponsor kita bisa ke Osaka dan menggelar acara lebih besar lagi,” kata Pita.
Saat Jumpa Fans, Zidan terlihat emosional. Dia menangis haru lantaran ketulusan dan sambutan yang ramah dari masyarakat Jepang untuk Staf Pavindo. Acara reuni spesial yang penuh kehangatan dan nostalgia membuat Zidan meneteskan air mata haru.
“Berawal dari small things, kita joget-joget, kita nyanyi dan somehow itu menjadi my stress relief sehingga energinya nular ke mereka,” kata Zidan yang saat ini sedang menyelesaikan skripsi dari kampusnya di UIN Ciputan Jakarta.
World Expo Osaka sendiri dikenal sebagai ajang bergengsi yang mempertemukan berbagai negara untuk menampilkan inovasi, budaya, dan kolaborasi global. Partisipasi Indonesia dalam perayaan satu tahun ini semakin mempertegas peran aktifnya dalam forum internasional tersebut.



