GETPOST.ID, Jakarta – Pasar otomotif nasional hingga November 2025 melesu menjadi 710.087 unit dibandingkan tahun lalu yang 865 ribu unit, berdasarkan data wholesales Gaikindo.
Sementara untuk penjualan mobil Astra hingga November 2025 mencapai 368.426 unit dengan pangsa pasar 52%.
“Melihat kondisi pasar otomotif nasional yang mengalami pelemahan daya beli dan meningkatnya intensitas persaingan, Astra berupaya menghadirkan pilihan kendaraan relevan bagi masyarakat Indonesia, seperti peluncuran unit baru hingga ragam penawaran pada pameran otomotif karena kepuasan pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Kami berharap kondisi pasar dapat berangsur membaik pada tahun depan,” ujar Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo, dalam siaran pers.
Berdasarkan data yang diterima Getpost.id, penjualan Toyota mencapai 225 ribu unit, tertinggi di Grup Astra. Disusul Daihatsu: 118 ribu unit, Isuzu 22 ribu unit, dan UD Trucks 1.500 unit.
Sementara non-Astra, penjualan tertinggi dicapai oleh Mitsubishi dengan volume sekitar 86 ribu unit. Kemudian Suzuki sekitar 55 ribu unit, Honda 53 ribu unit, Hyundai hanya 17 ribuan unit, serta Wuling sekitar 15 ribuan unit.
Secara umum, kebanyakan pemain baik Astra maupun non-Astra menurun penjualannya termasuk Toyota (brand Jepang) dan Wuling (brand China).
Namun, menariknya, ada yang naik tinggi, mungkin satu-satunya di segmen mobil penumpang, yakni BYD termasuk Denza, yang mencatat penjualan sekitar 47 ribu unit. Naik hampir 4 kali lipat dari tahun lalu yang sekitar 15 ribuan unit.



