Parking Lithium Battery Module di All New Hyundai Santa Fe, Apaan Sih?

GETPOST.ID, Garut – All New Hyundai Santa Fe Hybrid ternyata punya tiga baterai untuk operasionalnya. Yang utama pastinya baterai tegangan tinggi (high voltage battery) untuk menggerakkan motor listriknya.

Dua baterai lainnya; 12V parking lithium battery module dan 12V battery yang berperan seperti aki di mobil mesin konvensional (internal combustion engine/ICE).

Read More

Menariknya, ada baterai lithium modul parking 12V. Baterai ini punya peran strategis sebab berfungsi memasok daya listrik saat mobil dalam keadaan mati (0ff) atau parkir.

Bonar Pakpahan, Product Expert Assistant Manager PT Hyundai Motors Indonesia, menjelaskan 12V parking lithium battery module hanya berfungsi kala mobil off. Misalnya bila diperlukan untuk menyalakan atau update software All New Santa Fe.

“Dengan pembagian tugas pada setiap baterai, juga membantu tugas baterai utama sehingga tidak boros mengonsumsi daya listrik,” kata Bonar saat All New Hyundai Santa Fe Media Drive 2024 di Garut, Jawa Barat, Kamis (5/12).

Mesin generasi terbaru All New Santa Fe.

Menurut Bonar, ketiga baterai ini berada dalam satu platform atau rangkaian, yang dikelola oleh  Hybrid Power Control Unit (HPCU). HPCU ini pula yang mengelola dan mengatur mobil melaju dengan mode electric vehicle (EV) dan melaju dengan menggunakan mesin konvensionalnya: Smartstream G1.6T-GDi HEV.

Mesin ini yang menggabungkan mesin bensin 1,6 liter dan sistem turbo hybrid, alhasil kombinasi keduanya menghasilkan tenaga maksimal hingga 235 PS per 5.600 rpm dengan torsi maksimal: 265 Nm per 1.500-4.500 rpm.

Mobil Hybrid Pertama Hyundai Indonesia

Menariknya, All New Santa Fe menjadi mobil hybrid pertama Hyundai di pasar otomotif Indonesia. All New Santa Fe punya dua pilihan trim, yaitu Prime dan Calligraphy. Setiap trim menawarkan pilihan model HEV dan ICE. Ada lima pilihan warna eksteriornya termasuk dua warna kabin untuk masing-masing trim.

Mengusung Hyundai Smartsense, yang bikin pengalaman berkendara semakin nyaman dan aman di berbagai kesempatan. Misalnya fitur Surround View Monitor (SVM), memudahkan pengemudi mengawasi situasi di sekeliling supaya terhindar benturan/tabrakan mungkin.

Kemudian, terdapat Forward Collision-Avoidance Assist – Car/Pedestrian/Cyclist Detection untuk membaca kondisi jalanan di depan. Bila terdeteksi ada mobil/pejalan kaki/pengemudi sepeda berhenti mendadak, mobil pun otomatis mengerem. Ini bermanfaat saat mobilitas di perkotaan sering macet.

Lalu saat di jalan tol dan ingin ganti lajur untuk menyalip atau keluar, fitur-fitur seperti Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA) dan Blind-Spot View Monitor (BVM), dapat diandalkan untuk mengecek area blind spot dan mendapatkan momen untuk pindah ruas jalan.

Fitur lainnya, Lane Keeping Assist (LKA), yang membantu mobil tetap di dalam marka jalan. Selain itu, ada fitur-fitur keamanan lain yang bikin aman di setiap situasi berkendara.

Salah satunya, Electronic Stability Control (ESC) yang meliputi Anti-lock Braking System (ABS), Brake Assist System (BAS), Downhill Brake Control (DBC), dan Vehicle Stability Management (VSM). ESC juga dapat membantu rem dan laju ban kendaraan tetap presisi dan mencegah oversteer/understeer.

 

Related posts