GETPOST.ID, Jakarta – Selain mendorong pertumbuhan ekosistem domain nasional, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) juga berkomitmen menjaga keberagaman budaya Indonesia di ruang digital.
Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan Domain Tingkat Dua (DTD) berbasis aksara daerah. Salah satu yang berhasil adalah aksara Bali dengan peluncuran domain .ᬩᬮᬶ.id.
Peluncuran ini dilaksanakan pada 11 Desember 2025 di Denpasar, Bali. Kerja sama antara PANDI, Universitas Udayana, dan Pemerintah Provinsi Bali. Kehadiran .ᬩᬮᬶ.id menandai babak baru integrasi warisan budaya daerah ke dalam sistem identitas digital nasional.
Ketua PANDI John Sihar Simanjuntak menjelaskan, DTD dirancang untuk memastikan aksara daerah tidak hanya hadir secara simbolik, tapi benar-benar dapat digunakan sebagai nama domain internet yang aman dan berkelanjutan.
“Pengembangan DTD aksara Bali ini diawali dengan penerbitan Label Generation Rules (LGR) aksara Bali oleh ICANN pada 25 Oktober 2024, yang menjadi dasar teknis penggunaan aksara Bali dalam sistem domain global,” ujar John di Jakarta, baru-baru ini.
Pendaftaran .ᬩᬮᬶ.id, lanjut John, dilakukan secara bertahap. Mulai dari Limited Registration pada tanggal 10–12 Desember 2025, dilanjutkan dengan Sunrise Period pada 13 Desember 2025–13 Januari 2026, kemudian Landrush pada 14 Januari–14 Februari 2026, dan terakhir General Availability yang dimulai pada 15 Februari 2026.
Universitas Udayana Registrar Khusus
PANDI menetapkan Universitas Udayana sebagai Registrar Khusus, sekaligus mitra strategis dalam penguatan literasi, riset, dan edukasi publik.
Pendaftaran domain aksara bali .ᬩᬮᬶ.id kini tersedia secara bertahap, dengan biaya yang disesuaikan menurut periode pendaftaran. Mulai dari Rp 25.000 pada masa limited registration hingga Rp 225.000 pada masa landrush.
Seluruh biaya ini belum termasuk PPN dan dapat diakses lengkap melalui portal pendaftaran resmi di bali.domain.id. Masyarakat juga dapat langsung mengecek ketersediaan nama domain dan menyelesaikan proses registrasi sesuai dengan ketentuan.



