GETPOST.ID, Tangerang – Ikhtiar untuk memiliki produk otomotif dengan merek sendiri kembali mengemuka di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Katakanlah, proyek mobil nasional (mobil listrik) jilid kesekian.
Ikhtiar baru ini dilakoni PT Teknologi Militer Indonesia (TMI), dengan memperkenalkan konsep mobil listrik yang diprakarsai dan didesain langsung para talenta terbaik Indonesia di pameran GIIAS 2025 di ICE-BSD City pada 24 Juli hingga 3 Agustus.
Mobil konsep ini tampil perdana di booth TMI sebagai bentuk komitmen terhadap inovasi dan visi mobilitas masa depan Indonesia.
Menariknya, mobil konsep ini hasil kerja sama intensif tim TMI dengan Italdesign asal Turin, Italia. Mobil konsep ini menggabungkan identitas lokal dengan standar internasional.
Ditampilkan dalam bentuk clay model skala 1:1, memberikan gambaran nyata tentang arah desain yang akan dikembangkan lebih lanjut.
Triharsa Adicahya sebagai Chief Engineer TMI menjelaskan, kolaborasi ini adalah langkah penting bagi kami untuk menunjukkan potensi kompetensi di bidang otomotif dan bagaimana visi Presiden Prabowo Subianto terhadap kemandirian bangsa dapat diterjemahkan dalam sebuah karya nyata.
“Team work yang kuat berada di balik lahirnya Concept Car, hasil ini berdasarkan pengalaman industri selama puluhan tahun baik di dalam negeri maupun di luar negeri dengan ide-ide segar dan identitas lokal untuk menciptakan karya yang relevan secara global,” katanya.
Mobil konsep EV ini punya dimensi besar. Maklum saja konsepnya adalah mobil SUV 7 penumpang. Detailnya, panjang 4.910 mm, lebar 1.848, tinggi 1.690, dan wheelbase 2.965 mm.
Spesifikasi Mobil Konsep i2C
Motor: rear-mounted permanent magnet motor
Baterai: 83,4 kWh jenis NMC
Transmisi: 1-speed automatic, rear-wheel drive
Power: 201 hp
Top speed: hingga 200 km per jam
akselerasi: 0-100 km/jam hanya 9,1 detik
Jarak tempuh: 617 km (CTTC)
Charging: DC CCS hingga 150 kWh dan AC Type 2 hingga 11 kWh
Berat: 2.280 kg
Ban: 265/40 R21
TMI berencana memperkenalkan versi lengkap mobil konsep listrik ini pada pameran otomotif tahun depan (2026), setelah melewati tahap pengembangan desain dan evaluasi lebih lanjut.
Menurut infromasi yang dihimpun Getpost.id, biaya untuk sampai pada tahapan mobil konsep saat ini, clay model, mencapai US$ 1 juta, setara Rp 16 miliar (kurs hari ini, 25/7).
Untuk tahap selanjutnya, finalisasi desain hingga menjadi model purwarupa atau prototype, dibutuhkan investasi tambahannsekitar US$ 50 juta. Dan untuk tahapan mass product investasinya sekitar US$ 1 miliar atau setara Rp 16 triliun!
Dengan investasi sebesar itu, siapa yang mau mendanai proyek mobil nasional i2C ini?
Apalagi sejarah mencatat Indonesia punya pengalaman pahit dengan beberapa proyek mobil nasional di masa silam. Mobil nasional Timor, Bimantara, bahkan proyek mobil nasional yang dilakukan swasta; seperti proyek mobil Astra dan Bakrie Group, semuanya gagal total.
Sekilas Desain Concept Car i2C
Mobil konsep i2C dirancang dengam dasar burung garuda, simbol kekuatan, kebijaksanaan, dan kedaulatan, serta motif batik halus, yang mewakili identitas seni tradisi.
Tampilan eksterior yang tegas dengan siluet terpahat serta ciri bulan Agustus memberikan identitas visual yang kuat dan kesan siap bertualang, memadukan keanggunan dan fungsionalitas pada setiap detail. Interiornya dirancang dengan garis-garis bersih dan esensial yang menyiratkan keteraturan fungsional, diperkaya dengan sentuhan berkarakter untuk menghadirkan pengalaman premium bagi penumpang.
Proyek ini menggambarkan keterhubungan yang mendalam dengan tanah air, dengan nilai- nilai merek yang terdefinisi sebagai autentik, spiritual, dan penuh daya, membingkai seluruh konsep sebagai sebuah karya yang sarat makna dan relevan secara global.



