Mengenal Jenama Otomotif BAW, Debut di Pasar Indonesia Juli 2026

Merek otomotif asal China, BAW, ekspansi ke Indonesia.

GETPOST.ID, Jakarta – Jenama otomotif asal China, Beijing Automobile Works (BAW), resmi masuk ke pasar otomotif Indonesia pada akhir Juli lalu.

Pameran GIIAS 2026 di ICE-BSD City, Tangerang,  jadi panggung perdana BAW. Setelah itu, BAW mulai membangun komunikasi lebih dekat dengan konsumen di Indonesia. Menariknya, merek BAW sudah memiliki pengalaman lebih dari 75 tahun di industri otomotif.

Read More

Begini sejarah singkatnya:

BAW didirikan pada 1951, dan pada awal perjalanan fokus pada pengembangan kendaraan off-road. Seiring perkembangan zaman, BAW memperluas portofolio kendaraannya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas yang makin beragam.

Salah satu tonggak penting perjalanannya terjadi pada 1958, ketika BAW berhasil mengembangkan model sedan bernama “Jinggangshan”.
Setelah itu, perjalanan BAW  terus berkembang hingga memasuki berbagai segmen kendaraan. Misalnya pada 2020, BAW melakukan restrukturisasi menyeluruh dan memindahkan kantor pusatnya ke Qingdao.

Saat ini, portofolio BAW mencakup kendaraan off-road, MPV, city car, kendaraan komersial berbasis penggerak konvensional maupun energi terbarukan (NEV), hingga kendaraan khusus.

Perjalanan tersebut menunjukkan BAW terus berevolusi dari merek yang memiliki akar kuat pada
kendaraan off-road menjadi perusahaan dengan portofolio lebih luas.

Saat ini BAW memiliki 5 basis produksi terbesar di China, termasuk di kantor pusat Qingdao untuk memproduksi kendaraan off-road dan MPV. Kemudian kota Linyi untuk kendaraan komersial, Huanghua untuk basis kendaraan kustomisasi, Dezhou untuk kendaraan perkotaan, dan Qinghe untuk kendaraan kompak. Total lima pabrik tersebut mempunyai kapasitas produksi 600.000 unit per tahun.

“BAW memiliki perjalanan panjang yang membentuk karakter kami sebagai merek. Dari kendaraan off-road hingga berbagai kendaraan dengan teknologi energi baru, kami terus berkembang seiring perubahan kebutuhan mobilitas. Indonesia menjadi bagian penting dari perjalanan berikutnya bagi BAW,” ujar Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia dalam siaran pers.

Booth BAW di GIIAS 2026 di ICE-BSD City, Tangerang.
Lima Karakter Identitas BAW

Saat debut di GIIAS 2026, BAW memperkenalkan lima model yang mewakili karakter dan kebutuhan mobilitas berbeda, yaitu T01, X03, M8, D5, dan T10 Pro. Kelima model tersebut menunjukkan pendekatan BAW dalam menghadirkan pilihan kendaraan untuk berbagai kebutuhan. Kehadiran lima model tersebut juga menjadi bagian dari langkah awal BAW dalam membangun identitasnya di pasar Indonesia.

Respons masyarakat selama GIIAS 2026, yang menghasilkan 1.400 calon konsumen, menjadi sinyal awal bahwa masyarakat Indonesia terbuka terhadap pilihan baru di pasar otomotif.

Bagi BAW, pengenalan merek di Indonesia bukanlah tujuan akhir. Setelah GIIAS, perusahaan mulai memasuki tahap berikutnya: mempersiapkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Langkah tersebut juga dilakukan melalui pembangunan ekosistem lokal, termasuk kerja sama denganPT Ha ndal Indonesia Motor untuk mengembangkan rantai pasokan serta
mempersiapkan perakitan kendaraan di Indonesia.

Dengan pengalaman panjang, portofolio produk beragam, dan langkah awal membangun ekosistem di Indonesia, BAW kini memasuki babak baru dalam perjalanannya menuju langkah-langkah berikutnya.

Related posts