GETPOST.ID, Kabupaten Malang – Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (PkM FEB UB 2026) melaksanakan program kerja bertajuk “Edukasi Menabung dan Pembuatan Celengan Daur Ulang Ecoprint Hammering” di SDN 4 Randugading, Desa Randugading, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kegiatan ini diikuti 18 siswa kelas V dan dilaksanakan selama dua hari, pada Rabu-Kamis (15-16 Juli 2026).
Menariknya, program ini bertujuan menanamkan kebiasaan menabung sejak dini dan meningkatkan
kreativitas dan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Perpaduan antara edukasi literasi keuangan dan praktik pembuatan celengan dari barang bekas, mahasiswa mengajak siswa belajar mengelola uang saku dengan cara menarik dan menyenangkan.
Pada hari pertama (15/7), kegiatan diawali dengan penyampaian edukasi menabung menggunakan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Siswa mendapat pemahaman mengenai pengertian dan manfaat menabung, cara menentukan tujuan tabungan, serta pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan.
Untuk menciptakan suasana belajar interaktif, mahasiswa mengajak siswa berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan menceritakan kebiasaan mereka menggunakan uang saku sehari-hari.
Setelah sesi edukasi, siswa diajak mempraktikkan pembuatan celengan, memanfaatkan botol plastik bekas. Botol tersebut dihias menggunakan teknik ecoprint hammering, yaitu teknik memindahkan bentuk dan warna alami daun ke permukaan media dengan cara dipukul secara perlahan.
Mahasiswa PkM FEB UB mendampingi siswa dalam setiap tahap. Mulai dari memilih daun, menyusun pola, melakukan proses hammering, hingga membentuk botol bekas menjadi celengan.
Pada hari kedua, siswa melanjutkan kegiatan dengan menghias celengan menggunakan berbagai ornamen sesuai kreativitas masing-masing. Beragam bentuk, warna, dan pola yang dihasilkan menunjukkan antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan. Mahasiswa juga memberikan apresiasi dan hadiah kepada siswa atas partisipasi, semangat, dan kreativitasnya selama proses pembuatan celengan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami pentingnya menabung, tapi juga mulai membiasakan diri menyisihkan uang saku. Kami juga ingin menunjukkan barang bekas dapat diolah menjadi benda yang menarik dan bermanfaat,” ujar Safira Ramadhania, penanggung jawab kegiatan.

Celengan Ecoprint
Pada akhir kegiatan, setiap siswa menghasilkan satu celengan ecoprint yang dapat dibawa pulang dan digunakan untuk mulai menabung di rumah. Mereka juga memperoleh pemahaman mengenai cara menentukan tujuan tabungan, dan membedakan pengeluaran berdasarkan kebutuhan dan keinginan.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khusus SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Dukungan terhadap SDGs 4 diwujudkan melalui edukasi literasi keuangan dan pengembangan kreativitas siswa, sedangkan dukungan terhadap SDGs 12 dilakukan melalui pemanfaatan kembali botol plastik bekas serta penggunaan daun sebagai bahan alami dalam teknik ecoprint hammering.
Program ini menjadi salah satu kegiatan unggulan PkM FEB UB 2026 di Desa Randugading, karena menggabungkan edukasi literasi keuangan, kreativitas, dan pemanfaatan limbah dalam satu rangkaian kegiatan. Konsep belajar sambil bermain diterapkan agar materi menabung lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan kegiatan tersebut berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Dr Achmad Zaky, SE., MSA., Ak. Dukungan dari pihak SDN 4 Randugading, perangkat Desa Randugading, guru pendamping, dan seluruh peserta turut membantu kegiatan berlangsung dengan tertib, interaktif, dan memberikan manfaat bagi para siswa.
Penulis: Tim PkM FEB UB 2026 Desa Randugading



