Lopis Mbah Satinem Yogyakarta membawa Rejeki ke Pedagang Lain

oplus_2

GETPOST.ID, Yogyakarta – Keberadaan Mbah Satinem yang menggelar dagangan lopis nya di kawasan Tugu, Yogyakarta membawa keberkahan untuk orang lain.

Waktu masih pagi, jarum jam belum di angka 06.00 pagi tapi antrian di Lopis Mbah Satinem sudah mengular. Nomor yang hanya dibatasi sampai 50 saja.

Read More

“Nanti kalau masih ada (lopis) setelah nomor 50, antrian akan dibuka lagi,”kata seorang wanita yang mendampingi Mbah Satinem melayani pelanggan.

Banyak pembeli yang tidak mendapatkan antrian akhirnya ke penjual di sekitarnya. Seperti penjual gudek yang berada sebelah Mbah Satinem, lalu ada penjual jamu, tak jauh dari sana ada penjual soto daging, dan di sebelahnya ada penjual pecel sayur yang ramai orang berkerumun.

Mbah Satinem Yogyakarta

Ketika tahun lalu Getpost.id berkunjung ke sana, belum ada penjual soto dan pecel sayur. Keberadaan Mbah Satinem membawa berkah dan rejeki tersendiri untuk para pedagang lain.

Harga lopisnya terbilang ramah kantong hanya Rp10 ribu. Segelas jamu hanya Rp5000. Nasi gudek telor hanya Rp20 ribu, nasi gudek ayam suwir Rp15 ribu, soto daging Rp13 ribu.

Lokasinya di Jalan Bumijo No.50,Gowongan, Yogyakarta, atau pas sebelah hotel Khas Tugu.

Lopis Mbah Satinem pernah diulas oleh Netflix dalam episode Street Food, serial dokumenter Netflix yang tayang perdana sejak 26 April 2019. Tak hanya mengulas lupisnya yang sangat dicari, serial ini juga mengangkat kisah menyentuh dari Mbah Satinem sendiri.

Related posts