GETPOST.ID, Jakarta -Banyak karya musik dan lagu bagus terinspirasi dari sajak, meski bukan musikalisasi puisi. Tapi yang dilakukan rapper Kojek terbilang unik.
Musisi asal Betawi ini meluncurkan album dari sajak-sajak Sitor Situmorang. Dirilis dalam rangka kegiatan 100 Tahun Sitor Situmorang.
Album berjudul Dari jembatan Semanggi menuju 36 Jembatan Kota Paris berisi 10 lagu rap, yang berasal dari 10 Sajak Sitor.
Ke-10 lagu ini musiknya dibuat oleh Wizzow, dengan kontribusi Okeng untuk mengisi vokal dengan dukungan label Musik Bagus.
Penyair Sitor dan Paris bukan kota asing. Dia pernah lama tinggal di ibu kota Prancis dan banyak melahirkan puisi juga tentang Paris.
Namun, Kojek sebagai musisi rap, juga menangkap Sajak Sitor tentang Jakarta, kota kelahiran yang dicintainya. Jadi ada relasi kuat antara Jakarta dan Paris.
Bersamaan album ini, Kojek juga merayakan 100 Tahun Sitor Situmorang dengan ‘konser’ di Foundation Lucien Paye Cite Universitaire de Paris, baru-baru ini.
Acara ini rampung berkat kerja sama Yayasan Sitor Situmorang, Foundation Paye De Paris, Seni7plus (Paris), Association Pasar Malam (Paris), PPI Prancis, Yayasan Kawan Patjar Koening (Jakarta), dan Komunitas Bambu (Depok).
“Kojek sebagai musis yang konsisten memadukan unsur tradisi dalm karyanya mempunyau mimpi besar kelilih duina degan budaya Betawi dan Indonesia,” dalam siaran pers pada Getpost.id.
Konser Kojek di Paris dengan sajak-Sajak Sitor merupakan paduan menarik sekaligus pengenalan tradisi Betawi, Sumatra Utara, dan hiphop di Eropa. Kojek telah melakukan diplomasi musik dengan cara menarik!

Penyarir Sitor Situmorang lahir pada 2 Oktober 1924 di Harianboho, Sumatra. Sitor Situmorang dikenal sebagai seorang sastrawan dan wartawan Indonesia. Semasa hidupnya, Sitor Situmorang berhasil merilis beberapa karya berupa sajak, cerpen, esai, naskah drama, naskah film, telaah sejarah lembaga pemerintahan Batak Toba, dan menerjemahkan karya sastra mancanegara.
Sebagai seorang penyair, Sitor tak hanya menulis dalam Bahasa Indonesia, tetapi juga dalam satu masa dirinya pernah menulis sajak-sajaknya langsung dalam bahasa Belanda dan bahasa Inggris. Walaupun saat ini raga dan jiwanya telah tiada, namun karya-karyanya tetap selalu ada dan dikenang sepanjang masa.
Song List Album ‘100 Tahun Sitor Situmorang’ :
Pasar Senen
Paris Janvier
Purnama Ibukota
Jakarta
Eksil
Boulevard Montparnasse
Lagu Jembatan Kota Paris
Si Anak Hilang
Pont Neuf



