Kala Israel Serang Lebanon, Suhe Berhasil Masuk ke Syria demi Impian Keliling Dunia ke-100 Negara Sendirian!

Suhe berhasil keliling dunia ke-100 negara sebagai solo traveler.

GETPOST.ID, Syria – Baru mendarat di Bandara Amman, Yordania, Ricky Suhendar alias Suhe harus bergegas menuju perbatasan Syria. Negara di Asia Barat ini rupanya memperketat pintu masuknya, setelah Israel menyerang Lebanon.

Kawasan Timur Tengah semakin membara, sejak Israel memperluas serangan dari Palestina ke Lebanon mulai Oktober ini.

Read More

Syria atau Suriah adalah negara Arab berbentuk republik, yang berbatasan dengan Yordania di selatan. Berbatasan dengan Israel, Palestina, dan Lebanon di barat daya; Turkiye di utara; dan Irak di timur dan tenggara.

Siang itu (1/10), Suhe dengan taksi mencoba masuk ke Syria dari Yordania. Tiba di perbatasan, Suhe harus turun untuk membayar visa sekitar US$ 50, setara Rp 780 ribu.

Suhe tak menyangka kesabarannya diuji mulai dari perbatasan Yordania-Syria.

Semua orang tanpa kecuali termasuk dirinya, harus keluar dari mobil untuk diperiksa pihak Imigrasi Yordania. Begitu pun saat menuju perbatasan Syria, bahkan lebih ketat.

“Barang-barang harus dikeluarkan dari mobil dan dibuka satu demi satu. Mobil pun diperiksa di area lain di perbatasan Syria. Semua diperiksa, koper, tas, paspor, dokumen perjalanan, bagasi, dan lain-lain. Semuanya. Setelah aman, koper dan barang dimasukkan kembali ke mobil dan antre lagi di Imigrasi Syria,” ujar Suhe pada Getpost.id, kemarin.

Parahnya, ada beberapa pintu pemeriksaan untuk masuk ke Syria, yang lebih ketat dibandingkan masa sebelum Lebanon diserang Israel.

“Setiap pintu ada 3-4 petugas yang periksa semuanya, padahal sudah diperiksa di pintu sebelumnya. Ada saja yang dibuat-buat. Cek paspor lah, bagasi. Dan semuanya harus dikasih amplop. Cukup melelahkan,” ujar Suhe setengah kesal.

Setelah sekian jam pengecekan di perbatasan, finally, Suhe berhasil masuk ke Syria! Dia tidak menyangka dapat masuk ke Syria, negara tujuannya ke-100 sebagai solo traveler.

“Tentu senang sekali, cita cita dan mimpi ke 100 negara dicapai, padahal targetnya hingga akhir tahun ini. Negara ke-100 ini spesial banget. Sebab tidak semua orang mampu dan tertarik ke Syria. Apalagi perjuangannya susah banget, karena dampak kawasan Timur Tengah perang. Penjagaan ketat di perbatasan Yordania, sekitar 20 kali pengecekan,” ungkapnya.

Dari perbatasan Yordania-Syria, Suhe menuju Damascus, ibu kota Syria, negara tujuan ke-100.

Impiannya keliling dunia ke 100 negara sebagai solo traveler pun dicapai pada Oktober 2024.

Mission accomplished!

Ke Aleppo, Kota Tertua di Dunia

Meski dampak perang Israel-Lebanon terasa, Suhe tetap memberanikan diri menyusun rencana untuk mengunjungi tempat-tempat menarik selama di Syria.

Menginap di Damascus, Suhe mengunjungi Nusra Front, markas Al Qaeda cabang Syria yang kini sudah hancur lebur.

Setelah itu, dia menyambangi kota Aleppo, salah satu kota tertua di dunia dan kota terbesar besar di Syria dengan populasi sekitar 5 juta jiiwa.

Sebagai salah satu kota tertua di dunia, Aleppo memiliki bangunan bersejarah, peninggalan dari berbagai zaman. Mulai dari zaman Romawi, Bizantium, Arab, dan Ottoman.

Tak heran, banyak landmark di Aleppo yang bikin mata takjub dan sanubari berdegub kagum. Seperti Castle Aleppo yang dibangun pada abad ke-3 SM dan bazar atau souq alias pasar tertua di dunia.

Kemegahan Masjid Umayyad di Syria.

Yang paling mengesankannya, Masjid Umayyad, salah satu situs warisan dunia UNESCO, karena dibangun pertama kali sebagai temple oleh Kekaisaran Romawi. Kemudian berganti peran menjadi gereja di abad ke-4 M, lalu berubah menjadi masjid pada abad ke-7.

Di Masjid Umayyad, terdapat makam Imam Husein, cucu Nabi Muhammad SAW!

“Masjid Umayyad sangat historik, seperti Jerussalem yang menjadi kota penting bagi tiga agama di dunia,” kata Suhe yang sangat takjub terhadap kemegahan dan keunikan masjid ini.

Solo Traveler sejak 2005

Suhe melakoni solo traveler sejak 2005 silam. Artinya negara tujuan ke-100, Syria, dicapainya dalam waktu 19 tahun! Bila dirata-rata, Suhe liburan ke lima negara setiap tahun.

Apa negara pertama Suhe saat membangun impian sebagai solo traveler?

Suhe mengaku negara pertamanya yang dikunjunginya adalah Thailand.

“Memang dekat dari Indonesia, tapi maksudnya liburan, bukan bekerja, dan pakai uang sendiri untuk berlibur,” jelasnya.

Sejak itu, Suhe melanglang buana sebagai solo traveler. Benar-benar sendirian, tanpa ikutan open trip, apalagi group tour.

Menariknya, negara tujuan pelancong yang ahli di bidang marketing ini terbilang unik. Bukan negara tujuan wisata yang umum, tapi justru negara unik, yang mungkin ogah dikunjungi turis kebanyakan.

Berikut ini daftar negara di semua benua yang pernah disambanginya; Ethiopia, Tanzania, Kenya, Argentina, Brasil, Kolombia, Kuba, Puerto-Riko, Trinidad & Tobago, Sri Lanka, Bangladesh, Nepal, dan Bhutan.

Suhe saat melancong ke Bhutan.

Bahkan pada tahun ini, Suhe sudah menjejakkan kakinya ke banyak negara. Misalnya, pada Maret lalu, lajang asal Garut ini melancong ke Pakistan, Iran, Uzbezkistan, Kazakhstan, Tajikistan, dan Kyrgistan di benua Asia.

Kemudian medio Juni, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 2024, Suhe melancong ke tiga negara sekaligus, yakni Tunisia (Afrika), Romania, dan Moldovo di Eropa Timur. Tiga negara tersebut menjadi negara tujuan ke-95, 96, dan 97.

Dan awal September, dia kembali travelling ke Luxembourg (Eropa), negara ke-98. Yang dilanjutkan ke Siprus (negara tujuan ke-99), dan akhirnya ke Syria, untuk menggenapkan impian ke-100 negara sebagai solo traveler.

Selamat Bro Suhe, yang mencapai impian ke-100 negara di dunia sebagai sendirian!

Related posts