GETPOST.ID, Seoul- Drama Korea Climax makin memanas di pekan ketiga penayangannya di Viu. Lewat episode 5 dan 6, karakter yang diperankan Ju Ji Hoon akhirnya tidak lagi hanya mengamati dari kejauhan. Kali ini, ia benar-benar masuk ke pusat permainan besar yang melibatkan politik, bisnis, dan industri hiburan—dan semakin dalam ia melangkah, semakin besar risiko yang harus ia bayar.
Kalau di episode-episode sebelumnya Ju Ji Hoon masih terlihat berhitung dan membaca arah permainan, kini ia justru mulai mendekati para tokoh berpengaruh yang selama ini bergerak di balik layar. Langkah ini membuat situasi berubah drastis. Ia bukan lagi orang luar, melainkan sudah menjadi bagian dari lingkaran yang sama berbahayanya dengan orang-orang yang sedang ia hadapi.
Yang bikin Climax makin seru, ancaman yang datang ke Ju Ji Hoon tidak hanya menyasar kariernya sebagai jaksa. Keputusan-keputusan yang ia ambil kini mulai menghantam kehidupan pribadinya, terutama hubungannya dengan karakter yang diperankan Ha Ji Won. Dalam drama ini, keduanya adalah pasangan suami istri dengan masa lalu yang tidak pernah benar-benar selesai.
Ha Ji Won sendiri digambarkan sebagai aktris papan atas yang pernah terseret kasus pembunuhan, sementara Ju Ji Hoon adalah jaksa yang dulu menangani perkara tersebut. Dari kasus besar itulah hubungan mereka berkembang hingga menjadi pasangan. Namun kini, masa lalu yang sempat mereka tinggalkan perlahan kembali terasa menghantui, apalagi ketika Ju Ji Hoon memilih melangkah lebih jauh ke arena yang penuh intrik.
Di episode terbaru, ketegangan antara Ju Ji Hoon dan Ha Ji Won terasa makin nyata. Percakapan mereka tidak lagi sekadar emosional, tetapi juga dipenuhi nada keras dan kata-kata yang saling melukai. Meski masih ada perhatian di antara keduanya, Climax mulai menunjukkan bahwa hubungan ini sedang berada di titik rawan.
Namun Ju Ji Hoon jelas bukan karakter yang datang tanpa persiapan. Di tengah tekanan yang makin besar, ia justru memberi sinyal bahwa dirinya memegang informasi penting yang bisa menjadi senjata balik. Beberapa adegan memperlihatkan bahwa ia punya kartu pemungkas yang bisa digunakan untuk menjatuhkan pihak-pihak yang mencoba menekannya. Di sinilah Climax makin berhasil membangun rasa penasaran: apakah Ju Ji Hoon benar-benar mengendalikan permainan, atau justru sedang masuk lebih dalam ke jebakan yang lebih besar?
Situasi juga makin rumit dengan kehadiran Nana, Cha Joo Young, dan Oh Jung Se, yang memperluas lingkaran konflik di sekitar Ju Ji Hoon. Masing-masing membawa kepentingan berbeda, dan setiap kemunculan mereka terasa seperti ancaman baru. Tidak ada pertemuan yang benar-benar aman, karena di balik setiap percakapan selalu ada agenda tersembunyi.
Di sisi lain, posisi Ha Ji Won juga semakin sulit. Sebagai figur publik yang pernah punya masa lalu sensitif, setiap langkah Ju Ji Hoon bisa memberi dampak langsung pada citra dan kariernya. Ketika suaminya mulai bermain terlalu dekat dengan pusat kekuasaan, Ha Ji Won otomatis ikut berada dalam zona berbahaya.
Pekan ketiga Climax benar-benar menegaskan bahwa Ju Ji Hoon kini sudah menyeberang ke titik yang tidak mudah untuk ditarik kembali. Ia tidak lagi hanya melihat permainan dari luar, tetapi sudah menjadi pemain aktif dengan taruhan yang sangat mahal—jabatan, keselamatan, dan rumah tangganya sendiri.
Dengan intrik yang makin rapat, konflik pasangan yang makin tajam, dan ancaman dari berbagai arah, episode 5 dan 6 Climax sukses membuat penonton bertanya-tanya: siapa yang sebenarnya paling berbahaya dalam permainan ini, dan siapa yang akan jadi korban pertama saat semuanya meledak?
Jangan lewatkan Climax, tayang setiap Senin dan Selasa secara eksklusif di Viu Indonesia



