GETPOST.ID, Jakarta – Seven Event berencana menggelar 10 pameran internasional di Indonesia ppada 2025. Selain pameran otomotif terkenal (GIIAS), pada tahun ini Seven Event juga meramaikan industri pameran business to business (B2B) dengan mengembangkan pameran internasional di sektor non-otomotif.
Pameran internasional non-otomotif tersebut bagian dari rangkaian pameran global Comexposium, seperti Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) Expo dan SIAL Interfood (sektor makanan-minuman).
EDRR Expo 2025 akan diselenggarakan pada 13-15 Agustus 2025 di JIExpo, Jakarta Pusat. Pameran ini menyajikan wawasan serta solusi terbaru dalam bidang tanggap darurat dan kesiapsiagaan bencana.
Pameran ini juga akan menjadi ajang bagi perusahaan-perusahaan penyedia teknologi dan solusi mitigasi bencana, serta para profesional di bidang penanggulangan bencana untuk berkumpul, berbagi pengetahuan, dan memperkuat kolaborasi.
Sementara itu, SIAL Interfood 2025, akan digelar bersama Krista Media pada 12-15 November 2025 di JIExpo, Jakarta Pusat. Ini pameran internasional untuk industri makanan dan minuman. Yang memperkenalkan tren terbaru dan menyediakan solusi bagi para pelaku industri makanan-minuman di Indonesia dan dunia.
Selain itu, Bali International Airshow kembali lagi, akan digelar pada 10-13 September 2025 di I Gusti Ngurah Rai International Airport.
Pameran ini menampilkan berbagai inovasi di industri penerbangan, pariwisata, dan memperkenalkan produk serta teknologi terbaru sektor penerbangan.

CEO Seven Event Andy Wismarsyah menjelaskan, pameran B2B lebih sulit dikelola ketimbang pameran B2C. Sebab untuk B2B, penyelenggara pameran mesti menyiapkan calon pembeli produk/layanan peserta pameran. Maka itu databank-nya harus kuat supaya matching.
“Tapi yang terberat adalah pameran goverment to goverment (G2G) seperti Bali Airshow, sebab terkait kebijakan ekonomi satu negara. Misalnya kita mesti paham bila satu negara punya kebijakan embargo terhadap produk pesawat terbang dari satu negara dan sebagainya,” kata Andy di Seven Event Media Gathering di BSD City, Selasa (21/1).
Agus Riyadi, COO Seven Event, menambahkan kami pilih pameran B2B industri makanan, karena industri ini termasuk industri yang sustain termasuk industri alat-alat penanggulangan bencana. Industri ini pasti ada tren teknologi terbaru yang perlu diketahui dunia usaha Indonesia.
“Sebagai penyelenggara, kami terus mengedepankan inovasi dan peningkatan kualitas dalam setiap pameran dengan tantangannya masing-masing. Namun, dengan berbagai fasilitas dan program baru, kami percaya pameran-pameran dihadirkan tahun ini akan menarik perhatian lebih banyak pengunjung dan memberikan manfaat besar bagi para peserta dan industri terkait,” jelas Agus.



