GETPOST.ID, Jakarta– Ingram Micro Indonesia, penyedia layanan teknologi dan rantai pasok, memperluas kemitraan strategis dengan sejumlah perusahaan teknologi informasi dunia, yakni Google Cloud Security, Pexip, HP Anyware, DDN, H2O.ai, dan Nvidia.
Perluasan kemitraan ini langkah signifikan sekaligus wujud komitmen Ingram Migro untuk menghadirkan solusi-solusi cerdas nan transformatif, seperti Artificial Intelligence (AI) dan keamanan siber.
“Kemitraan ini wujud visi strategis Ingram Micro sebagai pemimpin pasar di bidang solusi-solusi transformatif yang cerdas,” ujar Mulia Dewi Karnadi, Presiden Direktur Ingram Micro Indonesia, dalam siaran persnya.
Menurutnya, kolaborasi yang dibangun bersama sejumlah penyedia teknologi dunia mengukuhkan komitmen kami menghadirkan solusi-solusi yang tidak saja mampu menjawab tantangan bisnis di masa kini, tapi juga mengantisipasi kebutuhan yang muncul di masa depan. Ekspansi ini menjadi penegasan akan dedikasi kami dalam mendukung bisnis-bisnis di Indonesia untuk meraih sukses di era digital.
Dengan makin tingginya kebutuhan bekerja jarak jauh dan masifnya pemanfaatan perangkat IoT di segala lini, penerapan keamanan siber yang baik dan tangguh kian krusial. Meski ancaman keamanan siber berevolusi dengan cepat, dunia bisnis wajib berada selangkah di depan dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut guna melindungi aset-aset digital perusahaan dan menjaga keberlangsungan bisnis.
Yos Vincenzo, Cybersecurity Lead at Google Cloud Security, menyatakan kebutuhan solusi-solusi teknologi yang aman nan cerdas di Indonesia kian melonjak. Untuk dapat menerapkan keamanan dengan baik, dibutuhkan kolaborasi antara seluruh pihak. Kemitraan kami dengan Ingram Micro kian memperteguh kepemimpinan kami di ranah keamanan siber, guna mendukung makin banyak perusahaan di Indonesia mewujudkan transformasi digital dengan baik.
“Kami bangga berkolaborasi dengan Ingram Micro baik sebagai distributor maupun mitra go-to-market. Dengan makin gencarnya perubahan lanskap keamanan pasca-teknologi AI, serta pertumbuhan data digital yang pesat, pengalaman kami menghadirkan perlindungan bagi lebih dari miliaran pengguna di seluruh dunia diharapkan akan kian memperkuat makna pentingnya upaya perlindungan data di setiap level, baik di level individu maupun perusahaan, hingga di sektor pemerintahan,” jelas Vincenzo.



