Hyundai Stargazer Cartenz Terlaris di GIIAS 2025

Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X debut di GIIAS 2025.

GETPOST.ID, Jakarta – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) meraih performa positif selama GIIAS 2025 yang rampung 3 Agustus lalu. Pasalnya, Hyundai berhasil membukukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) 3.017 unit, sekaligus membawa pulang penghargaan bergengsi untuk lini produk terbaru, Stargazer Cartenz, sebagai Favourite Passenger Car MPV.

MPV Stargazer memimpin dengan jumlah SPK tertinggi alias terlaris di Hyundai, disusul New Creta dan All-New Palisade.

Read More

Capaian ini membuktikan tingginya antusiasme masyarakat terhadap lini kendaraan Hyundai yang makin lengkap dan relevan dengan kebutuhan pelanggan di Indonesia, yang didukung rangkaian fitur unggulan Stargazer Cartenz, termasuk Smart Cruise Control dengan Stop & Go, Front Parking Distance Warning, dan Built-in Navigation.

Ju Hun Lee, Presiden Direktur Hyundai Motors Indonesia, mengucapkan terima kasih pada pelanggan yang mempercayakan Hyundai sebagai mobil pilihan mereka. Capaian ini membuktikan kepercayaan yang terus tumbuh terhadap solusi mobilitas Hyundai, serta memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan produk dan layanan yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan.

Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia, mengatakan minat tinggi terhadap produk Hyundai di GIIAS 2025 mencerminkan apresiasi yang makin besar terhadap inovasi dan teknologi yang kami tawarkan, terutama Stargazer Cartenz.

“Stargazer Cartenz adalah ‘the Real Indonesian Car’ yang dibuat untuk jalanan Indonesia. Ke depannya, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen Indonesia,” kata Frans yang baru saja meraih gelar doktor ilmu manajemen stratejik dari FEB UI.

Selain menghadirkan deretan produk unggulan, Hyundai juga menghadirkan berbagai penawaran menarik dan memperkenalkan myHyundaiCare, yang menghadirkan pengalaman menyeluruh bagi pelanggan. Mulai dari proses pembelian, kepemilikan, hingga penjualan kembali kendaraan.

 

Related posts