GETPOST.ID, Tokyo – Jenama otomotif global asal Jepang, Honda dan Nissan, berencana merger pada 2026, dikutip dari Reuters.com, kemarin.
Merger ini akan mengubah lanskap otomotif Jepang untuk dapat bersaing dengan pabrikan mobil listrik asal China. Jika jadi merger, Honda – Nissan akan menjadi pabrikan otomotif ketiga terbesar di dunia, setelah Toyota dan VW Group.
Mitsubishi Motors yang juga dimiliki sahamnya oleh Nissan, bakal ikutan dalam merger tersebut. Bila jadi, mereka akan mempunyai total penjualan lebih 8 juta unit per tahun acara global.
Merger Honda – Nissan akan menjadi merger otomotif terbesar di dunia, setelah Fiat Chrysler Automobiles and PSA merger menjadi Stellantis pada 2021.
“Kebangkitan pabrikan otomotif China dan pemain baru telah mengubah industri otomotif signifikan,” kata CEO Honda Toshihiro Mibe.
Kami akan membangun kapabilitas untuk melawan mereka pada 2030, daripada dikalahkan, jelasnya.
Merger keduanya akan menghasilkan penjualan 30 triliun yen, setara US$ 131 miliar dengan laba usaha 3 trilliun yen.



