Festival Bandeng Rawa Belong Sampai Besok, Nikmati Ikan Bandeng Jumbo dengan Harga Murah

Festival Bandeng Rawa Belong 2026

GETPOST.ID, Rawa Belong- Festival Bandeng Rawa Belong 2026, sebuah perayaan budaya dan kuliner khas Jakarta, resmi berakhir besok, Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan yang digelar selama dua hari sejak 14–16 Februari 2026 di kawasan Jalan Sulaiman, Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ditutup , setelah semarak menampilkan tradisi dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Festival Bandeng Rawa Belong 2026 dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan  para tokoh masyarakat Betawi  termasuk H Fauzi Bowo alias Bang Foke, yang juga Ketua Lembaga Adat Majelis Kaum Betawi dan KH Marullah Matali, Ketua ormas Permata MHT.

Read More

Acara ini menonjolkan tradisi “nganter bandeng”, sebuah kebiasaan masyarakat Betawi yang dikaitkan dengan tradisi menyambut Tahun Baru Imlek dan juga sebagai simbol keharmonisan budaya antara komunitas Betawi dan Tionghoa di Jakarta. Festival tidak hanya berfokus pada penjualan ikan bandeng, tetapi juga menjadi wahana pelestarian budaya Betawi melalui berbagai pertunjukan tradisional.

Selama festival berlangsung, puluhan pedagang bandeng dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut meramaikan kawasan pasar. Banyak pedagang merasakan lonjakan omzet, dengan beberapa yang mengaku meraup penjualan hingga jutaan rupiah selama beberapa hari perdagangan menjelang Imlek.

Sesuai namanya, ikan bandeng menjadi pusat perhatian di area festival. Para pedagang menjajakan bandeng dengan harga rata-rata Rp70 ribu per kilogram, dengan ukuran yang bervariasi, mulai dari ukuran standar hingga berukuran jumbo.

Jika pintar menawar, pembeli bisa mendapatkan bandeng dengan harga Rp50 ribu per kilogram. “Tiap orang kasih harga beda-beda, ini saya dapat Rp50 ribu,” kata seorang ibu yang membeli bandeng 2 kilogram ketika ditemui Getpost.id

Festival Bandeng Rawa Belong merupakan kelanjutan dari tradisi Betawi yang dikenal sebagai “nganter bandeng”. Tradisi ini dilakukan dengan mengantarkan ikan bandeng kepada orang tua atau mertua sebagai simbol penghormatan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan.

Hingga kini, tradisi tersebut masih dijalankan secara turun-temurun oleh masyarakat setiap menjelang perayaan Imlek, menjadikannya salah satu warisan budaya yang tetap hidup di tengah perkembangan kota.

Related posts