Dream To You, 5 Alasan sebagai Drakor Rom-Com yang Patut Ditonton

dream to you

GETPOST.ID, Seoul- Ada satu pertanyaan yang jarang selesai dijawab: apa yang terjadi pada mimpi yang kita tinggalkan? Dream to You, drama terbaru yang mempertemukan Hwang In-yeop dan Hyeri untuk pertama kalinya, mengangkat pertanyaan itu lewat kisah dua sahabat yang berpisah lima belas tahun—dan bertemu lagi di titik hidup yang jauh berbeda dari yang mereka bayangkan dulu.

Berikut lima alasan drama ini layak masuk watchlist penonton Indonesia.

Read More

1. Reuni yang Membuka Luka Lama, Bukan Sekadar Cinta Lama

Woo Su Bin, sutradara muda yang baru pulang dari kesuksesan internasional, kembali ke Korea untuk mencari Joo Yi Jae—perempuan yang dulu berbagi mimpinya semasa remaja. Lima belas tahun bukan waktu yang singkat, dan pertemuan mereka bukan sekadar momen manis pembuka romansa. Ada kecanggungan, ada pertanyaan yang tidak pernah terucap, dan ada versi diri mereka yang dulu yang tiba-tiba diminta kembali muncul.

Premis cinta pertama yang kembali selalu punya daya tarik, tapi yang membuat Dream to You berbeda adalah jarak waktunya: bukan reuni setelah lulus kuliah, melainkan setelah dua orang benar-benar membangun hidup yang terpisah jauh.

2. Kolaborasi Pertama yang Ditunggu

Hwang In-yeop dan Hyeri belum pernah beradu akting sebelumnya, dan itu sendiri sudah jadi alasan kuat drama ini dinanti. Hwang In-yeop membawa Woo Su Bin sebagai sosok yang tampak mapan di permukaan, tapi masih menyimpan sesuatu yang belum selesai. Hyeri memerankan Joo Yi Jae, reporter yang menjalani hidup dengan menyesuaikan diri pada kenyataan, jauh dari ambisi besar yang pernah ia punya di masa muda.

Kombinasi dua karakter dengan arah hidup yang berlawanan ini yang membuat chemistry mereka terasa punya bobot, bukan cuma manis di permukaan.

Drama korea Dream to you

3. Mimpi yang Tertunda

Yang membedakan Dream to You dari rom-com pada umumnya adalah pusat konfliknya bukan cuma soal akankah dua orang ini kembali bersama. Joo Yi Jae adalah gambaran banyak orang dewasa yang dulu punya ambisi besar, lalu perlahan menyesuaikan diri dengan tekanan hidup sampai lupa kapan tepatnya mimpi itu mulai memudar. Kehadiran Su Bin memaksanya berhadapan lagi dengan bagian dirinya yang sudah lama ia tinggalkan.

Ini yang membuat ceritanya terasa lebih berat dari rom-com kebanyakan—pertanyaannya bukan cuma “apakah mereka akan bersama”, tapi “apakah mimpi yang sudah lama terkubur masih bisa dihidupkan kembali”.

4. Nostalgia yang Dibangun Lewat Visual

Dream to You bergerak bolak-balik antara masa lalu dan masa kini, dan itu memberi ruang untuk membangun nuansa nostalgia lewat visual—bukan cuma lewat dialog. Momen remaja, kenangan yang belum selesai, dan pertemuan kembali setelah bertahun-tahun adalah bahan yang pas untuk drama dengan tone hangat dan emosional, jenis yang biasanya betah ditonton pelan-pelan.

5. Cerita yang Menyentuh Keresahan Nyata Penonton Dewasa Muda

Di usia akhir 20-an sampai 30-an, banyak orang mulai mempertanyakan ulang pilihan hidup mereka—karier, hubungan, dan mimpi yang dulu terasa dekat tapi sekarang entah di mana. Ada yang merasa sudah terlalu jauh dari versi diri yang dulu mereka bayangkan, ada yang diam-diam berharap dapat kesempatan kedua tanpa pernah benar-benar mengucapkannya.

Dream to You tidak menjawab keresahan itu dengan solusi instan. Lewat Su Bin dan Yi Jae, drama ini menawarkan gagasan yang lebih sederhana dan lebih jujur: mimpi lama mungkin tidak pernah benar-benar hilang, hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali.

Dream to You tayang mulai 13 Juli 2026, setiap Senin dan Selasa pukul 21.30 WIB, hanya di Viu.

 

Related posts