GETPOST.ID, Jakarta – Di awal kuartal II tahun ini, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melakukan penyegaran manajemen.
Jenama otomotif terbesar kedua di Indonesia ini mempunyai pejabat baru di dua posisi strategis.
Informasi dihimpun Getpost.id, Hiroyuki Itoh, Corporate Planning & Communication Director ADM, per April ini akan purnatugas di ADM dan akan kembali ke induk Daihatsu yakni Toyota.
Itoh-san akan digantikan pejabat Toyota lainnya yang bermarga Suzuki, menurut sumber Getpost.id.
Pejabat kedua yang mendapat rotasi di ADM adalah Rokky Irvayandi, Domestic Marketing Division Head ADM. Dia menjalani tour of duty dari Grup Astra.
Kepada Getpost.id, Rokky membenarkan kabar dirinya ke PT Isuzu Astra Motor Indonesia. “Event mudik bersama sahabat klub Daihatsu kemarin event terakhir saya di ADM,” ujarnya.
Kabarnya Rokky duduk di bangku direksi Isuzu Astra. Pengganti Rokky adalah Budi Mahendra, yang sebelumnya berasal dari departemen product planning.
Berita Hoaks
Penyegaran manajemen ini berlangsung, ketika pada 1 April lalu Daihatsu Motor Jepang diterpa berita bohong atau hoaks, yakni penutupan produk dan layanan Daihatsu, digantikan merek Toyota.
Berita bohong ini sudah ditegaskan oleh PT Astra Daihatsu Motor, perwakilan Daihatsu di Indonesia.
Berita ini memang terasa janggal dan terbukti bohong, bila kita menyaksikan aksi korporasi Daihatsu Jepang baru-baru ini termasuk peresmian pabrik Daihatsu Karawang 2 di Karawang Timur, Jawa Barat.
Pabrik Daihatsu Karawang 2 diresmikan 27 Februari 2025 oleh Menteri Perindustrian Agus Kartasasmita. Nilai investasi Rp 2,9 triliun.
Masahiro Inoue, Presiden Daihatsu Motor Co Ltd (DMC), dalam sambutannya mengatakan pabrik Daihatsu di Indonesia merupakan fasilitas produksi terbesar bagi DMC. Jadi Indonesia sangat penting bagi Daihatsu Jepang.
“Dari satu juta produksi unit kendaraan Daihatsu per tahun di dunia, 55 persen berasal dari Indonesia,” ujar Inoue saat peresmian pabrik Daihatsu Karawang 2, Kamis (27/2).
Di Indonesia, Daihatsu secara total telah memproduksi kendaraan lebih 8 juta unit. Sementara volume ekspornya mencapai 1,5 juta unit ke 60 negara di seluruh dunia.
Pabrik Daihatsu Indonesia ini melibatkan 1.700 pemasok dan 700 industri kecil-menengah. Sementara tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mobil produksi ADM mencapai 80 persen.



