Cerita Luvita Ho, Chef Asal Indonesia yang Masuk Acara Variety Show Bite Me Sweet di Korea

Variety Show Bite Me Sweet

GETPOST.ID, Seoul- Pastry chef asal Indonesia, Luvita Ho, tampil dalam variety show kompetisi baking lintas negara Bite Me Sweet yang tayang di Viu setiap Jumat. Berbeda dari kompetisi pada umumnya, acara ini tidak hanya menilai rasa dan tampilan, tetapi juga kemampuan peserta menerjemahkan karakter seseorang menjadi sebuah dessert.

Dalam Bite Me Sweet, setiap peserta atau dessert artist dipasangkan dengan seorang muse, yaitu rising star Korea dengan latar belakang dan kepribadian yang berbeda. Dari pertemuan tersebut, para chef tidak langsung memasak, tetapi lebih dulu mencoba memahami karakter muse mereka. Hasil pemahaman itu kemudian menjadi dasar dalam menentukan konsep dessert yang akan dibuat.

Read More

Kompetisi ini juga mempertemukan chef dari berbagai negara Asia, seperti Thailand, Malaysia, Hong Kong, dan Filipina. Setiap peserta tidak hanya membawa gaya memasak masing-masing, tetapi juga cara berpikir yang berbeda dalam mengolah ide dan konsep.

Bagi Luvita Ho, proses ini menjadi tantangan baru yang belum pernah ia rasakan di kompetisi sebelumnya.

“Bedanya dengan kompetisi lain, dari vibes dan konsep acara pastinya beda. Tidak hanya memasak dengan waktu terbatas, di sini aku gak baking sendirian, tapi ada kolaborasi juga dengan muse. Ini tantangan baru juga karena harus menyatukan visi dari dua background yang berbeda. Gimana caranya bangun frekuensi yang sama selama kerja bareng, supaya hasilnya maksimal,” ujarnya.

Menurut Luvita, kunci dari proses tersebut terletak pada kemampuan membaca orang lain. Ia tidak hanya memperhatikan selera, tetapi juga kesan pertama, cara berbicara, hingga energi yang ditampilkan oleh muse. Dari situ, ia mulai membentuk gambaran awal tentang rasa dan bentuk dessert yang sesuai.

Pendekatan itu terlihat dalam misi pertama, saat ia berpasangan dengan aktor Korea, Lee Saeon. Luvita menangkap kesan awal yang cukup dingin, namun berubah setelah keduanya berinteraksi lebih jauh. Ia kemudian menerjemahkan perubahan tersebut ke dalam dessert bernama “Tada! Dan-jjan Bokki”, yang menggabungkan rasa manis dan asin.

Dessert tersebut tidak hanya berhasil menggambarkan karakter Saeon, tetapi juga menjadi yang paling menonjol di antara peserta lain. Kreasi Luvita terpilih sebagai dessert yang masuk ke dalam menu toko Bite Me Sweet dan mendapat apresiasi langsung dari sang muse. “Resep dan idenya luar biasa,” kata Lee Saeon.

Melalui pengalaman ini, Luvita melihat bahwa yang dinilai dalam kompetisi ini bukan hanya hasil akhir, melainkan juga cara berpikir di baliknya. Dessert menjadi medium untuk menyampaikan cerita.

“Karena konsep Bite Me Sweet adalah store, selain dessert yang pastinya harus enak, ada cerita dan tujuan di dalamnya. Kalau narasinya kuat, customer bakal lebih connect dengan apa yang mereka makan,” jelasnya.

Pendekatan tersebut membuat Luvita tidak hanya berfokus pada teknik, tetapi juga pada bagaimana sebuah ide dibangun dan disampaikan. Ia terbiasa mencari inspirasi dari berbagai hal di luar dapur, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga pengalaman saat bepergian.

“Menurutku, dessert yang berkesan di hati adalah dessert yang kita bisa paham tujuan dari pembuatnya. Setiap elemen, mulai dari tekstur, tingkat kemanisan, sampai suhu, harus bekerja sama supaya orang bisa menikmati sampai remah terakhir,” ujarnya.

Kehadiran Luvita Ho dalam Bite Me Sweet di Viu menjadi sorotan karena pendekatannya yang menempatkan konsep dan pemahaman karakter sebagai bagian penting dalam proses memasak. Melalui kompetisi ini, ia menunjukkan bahwa baking bukan hanya soal teknik, melainkan juga tentang bagaimana rasa dapat mewakili cerita di baliknya. Bite Me Sweet tayang setiap Jumat di Viu.

Related posts