GETPOST.ID, Tangerang – Platform digital pengelolaan link dan microsite, S.id, menargetkan pengembangan besar dua layanan utama, yakni Shortlink dan Microsite pada 2026. Pengembangan ini mencakup Smart Shortlink 2.0 berbasis kecerdasan buatan (AI), yang mampu melakukan auto-tracking, smart routing, hingga analitik prediktif untuk membantu pengguna memahami performa kampanye lebih akurat.
Sedangkan, fitur Microsite ditingkatkan dengan AI Microsite Generator, desain otomatis, katalog produk instan, dan integrasi pembayaran digital sederhana untuk mendukung pelaku UMKM.
Dalam siaran pers pada Getpost.id, S.id juga menyiapkan ekosistem lebih luas, seperti dasbor marketing terpadu, integrasi API untuk kebutuhan enterprise, dan fitur pendukung monetisasi bagi kreator digital. Seluruh pengembangan ini dirancang memperkuat posisi S.id sebagai platform identitas digital cepat, cerdas, dan siap membantu masyarakat Indonesia bertransformasi secara digital di 2026.
“S.id menargetkan menjadi platform digital terintegrasi yang dapat membantu UMKM dan kreator berkembang lebih cepat secara online,” ujar Dimaz Maulana, Direktur S.id.
Kinerja Fenomenal S.id 2025
Untuk kinerja 2025, S.id mencapai hasil luar biasa melalui pertumbuhan pesat fitur Microsite dan Shop, yang kini menjadi solusi digital favorit bagi pelaku usaha dan kreator di seluruh Indonesia.
Pada akhir 2025, S.id mencapai 1,9 juta pengguna dan lebih 150 juta kunjungan per bulan, menjadi salah satu platform digital lokal dengan pertumbuhan paling agresif di Indonesia.
Fitur Microsite menjadi pilihan utama UMKM, untuk membangun kehadiran digital mereka. Dengan kemudahan pembuatan dan tampilan profesional, banyak UMKM memanfaatkan Microsite sebagai website cepat dan sederhana memperkenalkan brand, menampilkan produk, dan menghubungkan pelanggan ke berbagai kanal komunikasi.
Sementara, fitur Shop S.id berkembang pesat sebagai solusi khusus bagi para kreator, pelatih, dan pelaku digital yang menjual produk digital, seperti e-book, file digital, akses kelas, dan konten premium lainnya. Dengan sistem pembayaran mudah dan proses unggahan produk instan, Shop mempermudah ribuan kreator untuk memonetisasi karyanya.
“S.id Shop adalah langkah kami memberikan solusi digital yang lengkap dan memudahkan kreator Indonesia memonetisasi konten digital mereka. Dengan Indonesia memiliki ekosistem kreator terbesar di Asia Tenggara, kami melihat peluang besar membantu mengembangkan bisnis digital secara praktis dan efektif,” jelas Dimaz.
Microsite: Website Instan Favorit UMKM
Menariknya, selama 2025, penggunaan Microsite terus meningkat karena beberapa faktor. Antara lain mudah dibuat tanpa kemampuan teknis, cocok sebagai website utama UMKM, mendukung promosi di media sosial melalui satu link yang terintegrasi, menampilkan profil usaha, produk, layanan, hingga formulir kontak. Serta didukung trafik besar dari ekosistem S.id yang mencapai 150 juta kunjungan bulanan.
UMKM dari sektor kuliner, fashion, kecantikan, jasa, hingga komunitas lokal menjadikan Microsite sebagai pusat informasi digital mereka.
Shop: Mendukung Kreator dan Penjualan Produk Digital
Shop S.id menunjukkan pertumbuhan kuat di kalangan kreator digital yang menjual. Sebut saja e-book, template, video premium, kelas online,
file desain, dan tools digital lainnya.
Shop dirancang khusus untuk produk digital, sehingga proses pembelian, pembayaran, dan pengiriman file dapat dilakukan secara otomatis tanpa rumit. Dengan kombinasi Microsite dan Shop, kreator kini dapat mengelola profil digital sekaligus menjual produk secara langsung dalam satu ekosistem dilakukan secara otomatis tanpa rumit.
Dengan kombinasi Microsite dan Shop, kreator kini dapat mengelola profil digital sekaligus menjual produk secara langsung dalam satu ekosistem.
Dorong Ekosistem Digital Nasional
Sepanjang 2025, S.id terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi digital nasional melalui workshop edukasi, pelatihan UMKM, serta kolaborasi dengan komunitas bisnis. Program ini membantu pelaku usaha memahami pentingnya identitas digital sekaligus meningkatkan kemampuan mereka memanfaatkan platform online.
S.id juga berkolaborasi dengan gemuk.id dalam rangkaian kegiatan di Bandung, Sumedang, Garut, dan Depok, menghadirkan pendampingan langsung terkait branding dan pemasaran digital. Selain itu, S.id ikut menyelenggarakan roadshow edukasi di berbagai sekolah-sekolah hingga ke Medan, Sumatera Barat, Cilegon, dan Bandung, memastikan literasi digital tersampaikan sejak jenjang pendidikan dini.
Tidak hanya menyasar UMKM dan pelajar, S.id juga aktif hadir di berbagai kampus, seperti Universitas Bina Nusantara, Universitas 45 Jakarta, Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), Universitas Narotama di Surabaya, Universitas Ma’Soem, Politeknik Digital Boash Indonesia di Bogor, dan Universitas Udayana di Bali. Memberikan pemahaman mendalam mengenai ekosistem digital dan pentingnya membangun identitas online sejak awal.
Melalui rangkaian kegiatan yang luas dan konsisten ini, S.id menegaskan posisinya sebagai platform digital yang mendorong transformasi digital inklusif, mudah diakses, dan relevan bagi generasi muda serta pelaku usaha di seluruh Indonesia.



