GETPOST.ID, Jakarta – Bursa transfer profesional di perusahaan otomotif Indonesia kembali hangat di awal 2026.
Seorang pekerja keras dan head of brand salah satu perusahaan otomotif Cina yang sedang hits di Indonesia, mengakhiri masa kerjanya per hari ini, Selasa (20/1).
Orang ini memimpin dari nol, sejak perusahaan ini baru lahir, hingga kini menjadi perusahaan otomotif China papan atas di Indonesia. Per 2025, kinerjanya tumbuh 126 persen. Berkat kerja kerasnya merintis dan mimpin sejak awal, masa susah, brand ini berhasil mentas sebagai merek otomotif China papan atas di Tanah Air.
Si pekerja keras ini mengaku akan hiatus beberapa waktu, sebelum menentukan pelabuhan akhirnya. Akan menambah daftar karirnya yang makin panjang di perusahaan otomotif Indonesia; PT Honda Prospect Motor, Suzuki Indomobil Sales, dan Sokonindo Automobile (DFSK).
Namun, kabar yang sampai di telinga penulis, si pekerja keras ini sebenarnya sudah punya pelabuhan akhirnya. Perusahaan otomotif asal China lainnya. Tapi ada masalah non-teknis di akhir, sehingga si pekerja keras ini seperti mengawang-awang posisinya.
Penulis sebenarnya menerima info ini sejak November tahun lalu dari sumber Getpost.id. Saat itu infonya si pekerja keras ini akan bergabung ke merek otomotif China lain yang akan masuk Indonesia pada 2026.
Namun, info terakhir yang penulis terima, si brand tersebut tidak jelas rencana masuknya ke Indonesia. Alhasil, beberapa profesional mengganti pelabuhan kerjanya ke merek lain seperti Kia.
“Jenama ini sudah khawatir duluan dengan BYD dan Chery yang makin agresif di Indonesia,” kata si sumber.
Kisah Harold Donnel
Bandul bursa transfer profesional otomotif ini juga makin liar, setelah Harold Donnel Tampubolon tidak lagi bekerja di PT Kia Sales Indonesia, yang baru go-public pada 14 Januari lalu.
Bekas 4W Marketing and Business Strategy Director PT Suzuki Indomobil Sales ini hanya join sebentar di Kia Indonesia tersebut, sejak cabut dari Suzuki Indonesia per 10 Oktober 2025.
Harold kepada penulis mengaku ada kebutuhan lain mendadak, yang membuatnya tidak lama membantu Kia Sales Indonesia di pasar otomotif nasional.
Per tulisan ini tayang, Harold juga belum memiliki tambatan hati baru selepas Kia. “Belum akan bergabung dengan brand lain,” jelasnya.
Demikian cerita yang masih mengawang-awang ini. Sedangkan ini cerita yang sudah pasti. Perpindahan profesional otomotif utamanya di segmen Public Relations (PR).
Profesional PR Anyar
Per Januari 2026, nama Frietz F Roboth menyodok dengan posisi barunya di Geely Auto Indonesia, sebagai Public Relations Senior Manager.
Sebelumnya Frietz bekerja sebagai Brand Public Relations and Digital Senior Manager Neta Auto Indonesia (2023-2025). Jauh sebelum itu, dia pernah bekerja di platform digital Moladin.
Nama Frietz menyodok di awal tahun ini denga baju baru Geely, karena Ridho Yunandar (PR and Digital Marketing Manager Geely Indonesia) pindah ke PT Kia Sales Indonesia, sebagai Public Relations.
Ada satu nama lagi di bidang PR. Kabarnya, profesional yang satu ini akan bergabung di brand mobil China, setelah sudah kenyang pengalaman bekerja di Asuransi Astra, Suzuki, dan Blue Bird.
Ya, perusahaan otomotif asal China memang membuka pintu lebar-lebar bagi profesional yang ingin meniti karir di industri otomotif Indonesia. Strategi ekspansinya ke Indonesia dalam dua tahun terakhir, tentu membutuhkan para professional yang sudah berpengalaman di pasar otomotif nasional.
Hanya dalam tempo tiga tahun, pasar otomotif Indonesia makin sesak dengan pemain baru asal Negeri Tirai Bambu ini. Sebut saja BYD, BAIC, Chery, Denza, GAC Aion, GWM, Geely, Jetour, Jaecoo, MG, Neta, dan XPeng.
Yang paling baru adalah brand LEPAS dan Changan, selain duo pemain lama: Wuling dan DFSK, yang sudah masuk pasar Indonesia sejak 2017.
Jadi brand China mana lagi yang masuk ke Indonesia di 2026?



