APICD ke 20, PERKI Banten Luruskan Mitos Soal Penyakit Jantung

Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Banten

GETPOST.ID, Jakarta– Penyakit jantung saat ini masih menjadi penyebab tertinggi angka kematian di dunia bahkan di Indonesia. Hal ini menyebabkan penyakit jantung menjadi momok di masyarakat sehingga saat mendengar penyakit jantung maka bayangan pertama yang terlintas adalah kematian.

Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Banten menggelar Press Conference The 20th Annual Progress in Cardiovascular Disease (APICD) 2021 dengan tema yang diangkat tahun ini adalah gagal jantung.

Read More

“Penyakit jantung dibedakan dengan sakit jantung, gagal jantung dan sakit jantung. Untuk masyarakat awam ini terlihat sama tapi sebenarnya berbeda. Ada lima faktor penyebab berhentinya jantung yaitu tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol, merokok dan obesitas,” kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Eko Saputra MBiomed SpJP ketua APICD dalam Press Conference The 20th Annual Progress in Cardiovascular Disease (APICD) 2021 di bilangan Mega Kuningan, Jakarta selatan, Sabtu 6 November 2021.

Lebih lanjut Eko mengatakan hal yang bisa dilakukan PERKI Banten untuk menekan penyakit jantung yakni mengendalikan pencetus munculnya sakit jantung yang lima tadi seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol, merokok dan obesitas. “Kalau bisa kita kendalikan, jadi bisa kendalikan angka penderita jantung jadi menurun. Caranya dengan memberikan informasi yang benar di masyarakat. Banyak mitos yang tersebar jadi kami ingin meluruskan.”

Hoax dan mitos pun berkembang pesat di masyarakat yang membuat orang semakin takut mendengar penyakit jantung ini. APICD berusaha untuk menyediakan sarana bagi para ahli jantung untuk menangkal atau mengklarifikasi informasi hoax atau mitos tersebut. Sekitar 70 dokter dokter spesialis Jantung yang tergabung dalam organisasi PERKI BANTEN menulis dan menyusun sebuah buku yang berjudul 70 Mitos atau Fakta seputar Penyakit Jantung yang ditujukan bagi masyarakat awam.

Ada 70 materi yang dikupas secara tuntas di antaranya, ‘apakah durian dapat menaikkan tekanan darah, ketumbar dapat menurunkan kolesterol, minum obat jantung menyebabkan kerusakan ginjal dan masih banyak lagi mitos yang lain. Dengan adanya buku ini diharapkan mampu mencerdaskan masyarakat Indonesia untuk menangkal hoax.

APiCD 2021 merupakan rangkaian kegiatan ilmiah tahunan yang diselenggarakan oleh PERKI Banten diselenggarakan pada tanggal 6-7 dan 13-14 November 2021 bekerjasama dengan Alomedika dan Pengelolaan Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).

APICD berusaha untuk menyediakan sarana bagi para ahli jantung untuk menangkal atau mengklarifikasi informasi hoax atau mitos tersebut. 70 dokter dokter spesialis Jantung yang tergabung dalam organisasi PERKI BANTEN menulis dan menyusun sebuah buku yang berjudul 70 Mitos atau Fakta seputar Penyakit Jantung yang ditujukan bagi masyarakat awam.

Secara konsisten APICD telah dilaksanakan setiap tahun hingga tahun ini memasuki edisi yang ke 20. Tahun ini APICD dilaksanakan secara online bekerja sama dengan platform Alomedika. Hal ini tentunya menjadi keuntungan tersendiri karena dokter dan tenaga kesehatan lainnya dari seluruh Indonesia bisa ikut berpartisipasi dalam seminar ini tidak terbatas di lingkungan Provinsi Banten saja.

Rangkaian acara APICD ini meliputi Press Conference, Simposium, Workshop, Lomba Poster, Lomba Video Edukasi Kesehatan Jantung, Peluncuran Website banten.perki.id dan Peluncuran buku serial Gagal Jantung bagi tenaga kesehatan dan buku Mitos Fakta seputar penyakit Jantung bagi masyarakat awam.

Alia

Related posts