GETPOST.ID, Jakarta- Sepanjang tahun 2025, Acer melalui Predator Gaming Indonesia semakin menegaskan perannya sebagai salah satu penggerak utama dalam pengembangan ekosistem esports nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran teknologi gaming mutakhir, penyelenggaraan kompetisi berskala internasional, serta dukungan berkelanjutan terhadap komunitas pengembang gim lokal.
Melalui lini produk Predator, Acer menghadirkan perangkat gaming berperforma tinggi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan atlet esports profesional maupun gamer kompetitif. Inovasi teknologi ini menjadi fondasi penting dalam mendorong peningkatan kualitas kompetisi dan pengalaman bermain di Indonesia.
Selain menghadirkan perangkat, Predator Gaming Indonesia juga aktif menginisiasi dan mendukung berbagai turnamen esports, termasuk kompetisi dengan standar internasional yang membuka peluang bagi talenta lokal untuk berprestasi di kancah global. Upaya ini turut berkontribusi pada lahirnya regenerasi atlet esports nasional.
Tak hanya berfokus pada kompetisi, Acer juga memberikan perhatian pada pengembangan industri gim Tanah Air dengan mendukung komunitas dan pengembang gim lokal. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat rantai ekosistem esports, mulai dari pengembangan konten hingga penciptaan talenta kreatif yang berdaya saing
“Melalui dukungan teknologi, pengembangan komunitas, penyelenggaraan dan partisipasi dalam berbagai kompetisi, serta pembinaan talenta dan kreator gim lokal, Predator Gaming berkomitmen membangun fondasi jangka panjang bagi pertumbuhan esports Indonesia. Ke depan, kami akan terus menghadirkan wadah dan dukungan yang relevan agar talenta Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di tingkat global,” ujar Leny Ng President Director Acer Indonesia.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Predator Gaming Indonesia telah menggelar Road to APAC Predator League 2026 yang diselenggarakan di 13 kota di seluruh Indonesia. Dari rangkaian kompetisi nasional ini, empat tim terbaik berhasil lolos sebagai wakil resmi Indonesia ke Grand Final APAC Predator League 2026 yang akan berlangsung di New Delhi, India, dengan total hadiah mencapai Rp6,6 miliar. Tim RRQ dan BOOM Esports dari kategori Valorant, serta Rekonix dan Veroja dari kategori DOTA 2, akan membawa nama Indonesia untuk bersaing di tingkat Asia Pasifik. Indonesia pun tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat partisipasi tertinggi di kawasan, dengan total 2.951 peserta terdaftar pada Indonesian Series APAC Predator League 2026. Jumlah pendaftar tim Valorant bahkan meningkat hingga 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Komitmen Acer dalam mendukung industri esports juga diperkuat melalui kemitraan strategis Predator Gaming sebagai Mitra Resmi Valorant Champions Tour (VCT) Pacific. Ajang internasional ini mempertemukan tim-tim terbaik dari kawasan Asia Pasifik dan menjadi platform penting untuk menghadirkan teknologi gaming Predator yang berperforma tinggi, sekaligus membuka peluang bagi talenta Indonesia untuk tampil lebih kompetitif di kancah
global.
Di sisi pengembangan industri kreatif, Predator Gaming Indonesia menghadirkan Indonesia Game Showcase sebagai wadah apresiasi bagi pengembang gim lokal. Enam judul gim karya anak bangsa, Luxman Moonlit Market, Snakehaus, The Blue Cut Hook, Grim Trials, Pamali Roblox, dan Broomstick Exorcist, ditampilkan dalam rangkaian Road to APAC Predator League 2026. Kehadiran gim-gim tersebut mencerminkan perpaduan kreativitas, nilai budaya, serta inovasi gameplay yang menunjukkan potensi industri gim Indonesia untuk dapat bersaing di
pasar internasional.



