Jelang Penutupan Zayed Sustainability Prize 2023, Perhatikan Hal Ini

GETPOST.ID, Jakarta– Kamal Fitrianto, perwakilan Zayed Sustainability Prize Indonesia kembali mengingatkan pada peserta untuk membuat program secara mikro.

“Sebaiknya program yang didaftarakan jangan terlalu makro cukup mikro saja, bahkan bisa dua atau tiga rumah saja,“ ujar kamal dalam IG live Asah Kebaikan dengan ZSP, Sabtu (25 /06/2022). Karena, paremeter penilaian adalah program, impact (dampak), dan peningkatan ekonomi.

Bahkan jika, program yang dilakukan memiliki cakupan skala nasional. Kamal menyarankan kalau peserta dapat mengambil program dengan cakupan per wilayah saja, agar terlihat dampak bagi warga sekitar.
Pada akhir pendaftaran, peserta diminta untuk mengirimkan video dengan surasi 5-7 menit. Di sini, pendaftar diminta memasukkan informasi yang dibutuhkan dalam penilaian. Untuk video merupakan gambaran kegiatan bukan sambutan dari kepala daerah. “Saran saya, syuting video langsung kegiatan,” ujar kamal.

Baca:
Zayed Sustainability Prize 2023, Bali Kompeten sebagai Peserta
 Begini Bocoran untuk Jawaban Pengisian Formulir Zayed Sustainability Prize 2023

Video tersebut juga dilengkapi dengan narator untuk menjelaskan kegiatan dalam video itu. Narator tidak perlu tampil dalam video. Utamanya, narator harus menggunakan bahasa Inggris, karena juri Zayed Sustainability Prize adalah orang asing. Jika, narator tidak dapat berbahasa Inggris, peserta tidak perlu khawatir karena video dapat dilengkapi dengan subtitle bahasa Inggris.

“(Durasi)video 5-7 menit dan semua harus menggunakan bahasa Inggris. Kalau nggak bisa, pakai subtitle bahasa Inggris. Narasi bisa bahasa Indonesia,” ujar Kamal .

Informasi-informasi yang dimasukkan dalam video adalah infoormasi tentang kegiatan. Video dapat dimulai dengan kondisi masyarakat yang memprihatikan (menyedihkan), lalu datang peserta dengan program untuk membantu masyarakat. Digambarakan juga, peserta dengan masyarakat menjalankan program secara bersama-sama.

Dalam video juga dijelaskan tentang tantangan dan hambatan yang dapat dijelaskan melalui narasi. Kemudian pada akhir video, peserta dapat menggambarkan peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat dan hambatan yang dilalui.

Kamal mengatakan narator dapat menyampaikan kondisi peningkatan ekonomi masyarakat setelah diberikan program, namun hambatannya berupa infrstruktur dan transportasi yang sulit sehingga membutuhkan dana. Yang tidak lupa, video juga sudah tayang dalam YouTube atau Fameo.

Pendaftaran ZSP 2023 dibuka pada tanggal 22 Februari – 6 Juli 2022. Bagi, peserta masih ada waktu, namun juga peserta diminta segera mengirimkan berkas pendaftaran mengingat menjelang penutupan pengiriman pendaftaran membludak. Hal ini dapat menyebabkan, peserta kesulitan masuk ke situs pendaftaran.

Related posts