Waspadai 5 Penyebab bisa Terkena Penyakit Jantung

dr. Eko Saputra MBiomed SpJP ketua APICD dan Dr.dr. Pudjo Rahasto, SpJP (K), FIHA, FSCAI dalam peluncuran buku 70 Mitos atau Fakta penyakit jantung & pembuluh darah

GETPOST.ID, Jakarta– Ada lima faktor seseorang bisa terkena penyakit jantung, yakni tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol, merokok dan obesitas. “Kalau dibiarkan lama-lama akhirnya jadi penyakit jantung. Kalau penyakit jantung dibiarkan lama-lama bisa kena gagal jantung atau sakit jantung,” kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Eko Saputra MBiomed SpJP ketua APICD (Annual Progress in Cardiovascular Disease ) dalam Press Conference The 20th Annual Progress in Cardiovascular Disease (APICD) 2021 di bilangan Mega Kuningan, Jakarta selatan, Sabtu 6 November 2021.

Salah satu gejala terkena penyakit jantung adalah jika naik tangga biasanya kuat hingga empat lantai, tapi kini di lantai pertama sudah kepayahan. “Jadi gampang lelah, nafas sudah mengap-mengap. Lalu, kaki jadi gampang bengkak, tapi gejala yang khas itu berdebar-debar,” katanya.

Lebih lanjut Eko menjelaskan kalau serangan jantung dibagi tiga yaitu ringan, sedang dan berat. Yang berat itu ketika akan dilarikan ke rumah sakit sudah meninggal. “MIsalnya lagi main badminton, dia pegang dadanya dan belum sampai ke rumah sakit sudah meninggal. Meskipun belum pernah didiagnosa sakit jantung,” kata dokter yang tergabung dalam PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia ) Banten itu.

Baca juga:
APICD ke 20, PERKI Banten Luruskan Mitos Soal Penyakit Jantung

Usia rentan seseorang bisa terkena penyakit jantung itu cenderung di usia 40 tahunan, tapi berbeda jika sudah didiagnosa sejak kecil dan harus diobati agar tidak terkenal gagal jantung di usia 10 tahun. Menurut Eko, seseorang jika telah didiagnosa gagal jantung membutuhkan waktu bulanan hingga tahunan lantaran fungsi jantung yang memompa darah tersebut gagak berfungsi secara optimal. “Tidak bisa langsung dibilang itu gagal jantung, itu ada waktunya jika fungsi jantung itu yang harus memompa darah di dalam jantung tidak secara optimal,” katanya.

Rayhani

Related posts