Sepatu Serbuk Kayu Pinus dari Pijakbumi

GETPOST.ID, Bandung- Pelestarian dengan cara yang berbeda dan unik diusung oleh Pijakbumi, jenama sepatu lokal asal Bandung. Brand sepatu lokal asal Bandung ini meluncurkan seri terbaru HARA yang bertemakan hutan, Minggu 24 Oktober 2021. Hal ini seiring dengan inisiatifnya membayar pajak karbon yang dihasilkan dari sepatu yang diproduksinya.

Rowland Asfales, CEO Pijakbumi mengatakan, “Dalam inisiasi mengkalkulasi jejak karbon tersebut, Pijakbumi ingin terlebih dahulu membangun kesadaran soal pelestarian hutan Indonesia, karena hutan bukan hanya penghasil oksigen, tapi hutan juga merupakan rumah bagi masyarakat di sekitarnya, rumah bagi biodiversitas di dalamnya, dan rumah bagi kita semua.”

Nama HARA dari “unsur hara” yang dibutuhkan tanaman untuk hidup dan berkembang, dipilih untuk mengajak manusia kembali mengenal dirinya, lingkungan alam di sekitarnya, dan meningkatkan kesadaran bahwa kita, manusia, adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan dengan alam.

Seri HARA merupakan koleksi terbatas dan hanya tersedia 200 pasang saja. Seri ini menawarkan dua model yaitu Mava Derby yang dibuat khusus untuk perempuan dan Mori Mid Top Sneakers, sepatu unisex.
Sejalan dengan makna HARA, sepatu ini terbuat dari bahan natural, misalnya saja limbah serbuk kayu pinus, kain rami yang ditenun dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM), dan kain katun daur ulang yang diwarnai secara alami.

Seri HARA by JENEMA



Pembeli HARA juga nantinya mendapatkan stiker heat transfer bertemakan hewan dan tumbuhan khas dari hutan Indonesia yang dapat ditempel di sepatu maupun aksesoris pendukung lainnya.

Astri Puji Lestari, seorang influencer yang kerap mempromosikan gaya hidup minimalis sekaligus muse dalam koleksi ini mengatakan, “Manusia tidak bisa hidup tanpa alam, sebaliknya alam terbukti bisa hidup tanpa manusia. Kita bayangkan saja kalau tidak ada air dan hutan, otomatis tidak ada oksigen dan tidak ada makanan yang semuanya adalah kebutuhan fundamental manusia. Manusia, termasuk saya, seharusnya ‘membayar’ balik kepada alam atas keuntungan yang kita ambil.”

Asfales juga menambahkan bahwa diluncurkannya seri HARA merupakan bagian dari upaya memperbaiki bumi melalui hal yang sederhana yaitu dengan memilih pakaian (sepatu) yang melekat dengan tubuh kita.
“Secara khusus kami ingin mengingatkan kembali bahwa hutan adalah rumah yang menaungi bumi dan penduduknya, dari hutan kita belajar untuk memberi makna bagi sekitar karena kita hidup saling berdampingan satu sama lain,” tutup Asfales.

Seri HARA dapat dipesan melalui website Pijakbumi dan e-commerce Shopee dengan harga dibanderol mulai dari Rp 515,200-Rp 557,200.

Rayhani

Related posts