GETPOST.ID, Jakarta- Mahasiswa baru yang mulai merantau untuk melanjutkan pendidikan umumnya lebih memprioritaskan kondisi ruang kamar saat mencari tempat kost dibandingkan fasilitas kamar mandi. Faktor seperti ukuran kamar, kenyamanan tempat tidur, pendingin ruangan, hingga desain interior menjadi pertimbangan utama sebelum memilih hunian sementara.
Padahal, kamar mandi menjadi salah satu fasilitas penting yang berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesehatan penghuni. Ketersediaan air bersih, kebersihan lantai, ventilasi udara, hingga jumlah kamar mandi dibanding jumlah penghuni menjadi aspek yang seharusnya turut dipertimbangkan sebelum memutuskan memilih kost.
“Generasi muda saat ini sebenarnya cukup adaptif dalam menata ruang, termasuk ketika mulai tinggal sendiri. Namun, kamar mandi sering kali belum diperlakukan sebagai bagian dari pengalaman tinggal yang utuh. Padahal, kamar mandi yang tidak tertata dapat memengaruhi bagaimana seseorang menjalani rutinitasnya, mulai dari efisiensi gerak hingga rasa nyaman yang dirasakan setiap hari,” ujar Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia dalam siaran pers baru-baru ini.
Berangkat dari kondisi tersebut, IKEA Indonesia memiliki solusi sederhana yang bisa diterapkan dengan mudah. Yuk, simak inspirasinya!
1. Kosongkan Area Lantai untuk Ruang yang Lebih Lega dan Aman
Di banyak hunian sewa, lantai sering menjadi satu-satunya area penyimpanan yang tersedia. Selain menyempitkan ruangan, kondisi ini juga meningkatkan risiko jatuh atau bahkan barang-barang terinjak. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini akan membuat aktivitas kurang efisien karena harus terus-menerus mengambil barang dengan membungkuk.
Padahal, rangkaian seri penyimpanan dinding dengan plastik isap TISKEN, memungkinkan pengguna menata perlengkapan mandi dengan mudah. Seperti menempatkan barang pada ketinggian yang mudah dijangkau sehingga membuat aktivitas lebih praktis, dan ruang terasa lebih lega. Selain itu, posisi yang lebih tinggi juga membantu menjaga kebersihan barang serta mengurangi risiko jatuh dan insiden lainnya.
2. Solusi Fleksibel Hunian Sewa Tanpa Merusak Tembok
Salah satu tantangan terbesar di hunian sewa adalah keterbatasan untuk melakukan perubahan permanen. Aturan seperti larangan mengebor atau mengubah struktur ruang kerap membuat penghuni tidak memiliki banyak pilihan selain menggunakan ruang apa adanya.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, berbagai solusi non-permanen dan fleksibel menjadi semakin dibutuhkan. Gantungan ENUDDEN yang dapat diselipkan di daun pintu, keranjang serta gantungan tempel dengan plastik isap TISKEN, dan sistem penyimpanan gantung KROKFJORDEN akan membantu menambah fungsi ruang tanpa meninggalkan jejak permanen. Solusi ini tidak hanya praktis dan fleksibel, tetapi juga membuat kamar mandi nyaman tanpa melanggar aturan hunian.
3. Maksimalkan Sudut dan Sela untuk Tambah Kapasitas Tanpa Membebani Ruang
Ruang sempit sering kali dianggap tidak cukup untuk menampung kebutuhan penyimpanan yang terus bertambah. Padahal, banyak area yang sebenarnya bisa dimanfaatkan secara optimal, seperti sudut atau sela di antara elemen yang sudah ada.
Mengisi ruang sempit dan sudut tanpa membuat ruangnya terasa penuh dapat diatasi dengan seri VESKEN. Seri dengan piihan rak dan troli ini didesain ringan dan efisien, dan dapat ditempatkan di sudut atau sela ruangan untuk menambah kapasitas penyimpanan tanpa mengganggu pergerakan. Hasilnya, area yang sebelumnya tidak terpakai dapat berubah menjadi area fungsional yang mendukung aktivitas sehari-hari.
4. Solusi Praktis untuk Kamar Mandi Bersama
Tidak semua perantau memiliki akses ke kamar mandi pribadi. Dalam banyak kasus, kamar mandi masih digunakan bersama dengan penghuni lain, sehingga kebutuhan untuk menyimpan dan memindahkan barang menjadi lebih kompleks.
Tanpa sistem penyimpanan yang jelas, barang mudah tercampur, sulit ditemukan, atau bahkan tertinggal saat dibutuhkan. Menggunakan wadah atau keranjang portabel seperti RÅNEN menjadi solusi sederhana dalam situasi ini. Dengan menyimpan seluruh perlengkapan mandi dalam satu wadah, pengguna dapat dengan mudah membawa barang ke dan dari kamar mandi. Selain praktis, ini juga membantu menjaga kebersihan dan privasi, sekaligus meminimalkan risiko kehilangan atau tertukar dengan milik orang lain.
Memulai kehidupan di kota baru adalah langkah besar yang penuh tantangan sekaligus harapan, baik bagi calon mahasiswa maupun orang tua. Di tengah berbagai persiapan yang dilakukan, memastikan ruang tinggal terasa nyaman dapat membantu proses adaptasi berjalan lebih lancar sejak awal.
Sejalan dengan semangat kampanye “Ga Perlu Main Petak Umpet Lagi” IKEA mengajak masyarakat untuk tidak lagi menghabiskan waktu “mencari-cari” dalam keseharian, tetapi mulai menata ruang agar setiap aktivitas terasa lebih efisien dan nyaman.
Sebelum berangkat merantau, kamu dan orang tua bisa menyempatkan diri untuk mampir ke toko IKEA terdekat untuk mulai menyiapkan berbagai kebutuhan tempat tinggal di perantauan. Momen ini juga bisa jadi bagian dari persiapan berangkat, sambil membayangkan seperti apa nanti kehidupan di tempat baru.
“Perjalanan merantau adalah awal dari banyak pengalaman baru. Kami ingin menjadi bagian dari proses tersebut dengan menghadirkan solusi yang membantu menciptakan ruang yang lebih nyaman dan mendukung keseharian tersebut,” tutup Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.



