dr Zaidul Akbar: Emosi Terpendam sebagai Pemicu Penyakit Jantung

dr zaidul akbar

GETPOST.ID, Tangerang- Dokter sekaligus pendakwah kesehatan, Zaidul Akbar, kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan emosional. Dalam sebuah kajian terbarunya bertajuk Membersihkan Tubuh sesuai Sunnah di MT Masjid Nurul ‘Izzah – Sekolah ICM Serpong, Selasa, Tgl: 14 April 2026
dr Zaidul menyebut bahwa kebiasaan memendam perasaan dan tidak mengutarakan emosi dapat menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penyakit jantung.

Menurutnya, tekanan batin yang terus disimpan tanpa penyaluran yang sehat dapat memicu stres berkepanjangan. Kondisi ini kemudian berdampak pada sistem kardiovaskular, seperti peningkatan tekanan darah dan gangguan irama jantung.

Read More

“Banyak orang sakit jantung bukan hanya karena pola makan, tapi karena terlalu banyak yang dipendam dan tidak diutarakan,” ujar Zaidul.

Dia menjelaskan bahwa emosi seperti marah, kecewa, atau sedih yang tidak diekspresikan dengan baik dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Dalam jangka panjang, hal tersebut berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, hipertensi dan darah tinggi.

“Senyum aja kalau tidak banyak omong. Sehingga hal-hal yang kita aplikasikan sehari-hari menjadi jiwa kita tenang. Jika jiwa tenang, hati tenang, yang akan mendapatkan dampaknya itu jasad. Orang yang kena hipertensi, darah tinggi, sakit jantung, percayalah disitu ada hati yang semakin lama semakin mengeras karena susah dikasih nasehat,” kata dr Zaidul Akbar.

Pertanyaanya, bagaimana agar hati lembut? dr Zaidul Akbar mengungkapkan jika Rasulullah memberikan pedoman cara melembutkan hati yaitu dengan

  • Berziarah ke kuburan. Dengan berziarah membuat air mata menetes dan mengingkatkan pada akhirat. Ziarah kubur adalah obat bagi yang keras dan pengingat akan kematian.
  • Memandikan jenazah, mengkafani, dan menguburkannya adalah aktivitas yang mendatangkan nasihat dan pelajaran, sehingga dapat melembutkan hati orang yang hidup.

Imbasnya, kata dr Zaidul yaitu fisik akan stabil lagi sehingga mendatangkan kesehatan. “Kalau Anda punya sesuatu yang perlu disampaikan, sampaikan saja. Baik terhadap suami, terhadap istri. Kalau misal suami terhadap istri ada yang nggak suka bilang aja. Karena kalau dipendam akan mendatangkan penyakit,” kata dr Zaidul Akbar.

 

Related posts