Tips Cek Kaki-kaki Mobil Kesayangan pasca-Mudik Lebaran

New Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro meluncur di Jakarta.

GETPOST.ID, Jakarta – Saat perjalanan mudik Lebaran dengan jarak panjang, muatan penuh, dan kondisi jalan beragam, komponen kendaraan di area kaki-kaki (suspensi dan sistem kemudi) menjadi bagian bekerja paling keras menopang bobot kendaraan.

Maka itu, kondisi sejumlah komponen tersebut wajib dicek kembali untuk memastikan tidak ditemukan permasalahan pada kemudian hari, sekaligus menjaga kenyamanan dan  aspek keselamatan.

Read More

Sistem kaki-kaki mobil mencakup sejumlah komponen penting; shock absorber, per, ball joint, tie rod, bushing arm, link stabilizer, rack steer, hingga sistem pengereman. Seluruh komponen ini saling terintegrasi untuk menjaga stabilitas, meredam getaran, dan menjaga arah laju tetap presisi.

Kondisinya sangat krusial, terutama setelah mobil digunakan menempuh rute jarak jauh dengan beban maksimal dan melewati berbagai kontur jalan.

Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan perjalanan mudik menjadi salah satu momen berkendara dengan syarat durabilitas, karena kendaraan dipacu untuk menghadapi berbagai kondisi  tidak menentu.

“Maka itu, penting bagi pelanggan untuk mengecek kondisi komponen mobil, seperti area kaki-kaki. Sebaiknya pastikan kondisinya tetap optimal dan siap untuk digunakan kembali sehari-hari,” katanya.

Suasana Jambore Suzuki Club 2025 di TMII, Jaktim.
Panduan pengecekan kaki-kaki mobil pasca-mudik Lebaran:

1. Kenali tanda awal sebelum kerusakan membesar
Pengecekan paling awal bisa dilakukan pemilik kendaraan dengan cara merasakan ada perbedaan dari sebelum perjalanan mudik. Contohnya, muncul bunyi benturan kasar (clunking noise) saat melewati jalan rusak, setir terasa bergetar di kecepatan tertentu, kendaraan limbung, atau roda cenderung menarik ke satu sisi. Tanda-tanda tersebut menjadi indikasi dini kondisi tidak baik pada kaki-kaki.

Jika ditemukan kondisi tidak normal, maka pelanggan perlu segera membawanya ke bengkel resmi Suzuki. Bagian yang mungkin memerlukan pemeriksaan, antara lain bushing, ball joint, link stabilizer, atau komponen kemudi yang mulai aus akibat benturan dan beban selama perjalanan mudik.

2. Cek shock absorber untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan
Shock absorber yang melemah biasanya membuat mobil terasa mengayun atau memantul berlebih, terutama setelah melewati speed trap atau jalan tidak rata. Pemeriksaan visual juga bisa dilakukan dengan cara melihat rembesan oli pada body shock dan segera membawa kendaraan ke bengkel resmi Suzuki untuk pemeriksaan lebih lanjut.

3. Pastikan presisi kemudi lewat pemeriksaan tie rod dan komponen steering

Kontur jalan tidak rata selama perjalanan mudik dapat memengaruhi komponen kemudi, seperti tie rod dan rack steer yang berperan besar pada tingkat kepresisian pengendalian. Bila setir terasa kurang responsif saat berbelok, ada bunyi abnormal, atau mobil terasa sulit lurus, maka pemeriksaan steering perlu diprioritaskan agar kontrol kendaraan kembali optimal.

4. Lakukan spooring dan balancing bila ada getar atau keausan ban tidak merata
Getaran pada setir atau ban yang aus tidak merata sering berkaitan dengan perubahan sudut roda atau keseimbangan roda. Spooring dan balancing di bengkel resmi Suzuki membantu mengembalikan kestabilan, membuat mobil melaju lebih lurus, sekaligus membantu mencegah ban cepat habis sebelah terutama setelah rute panjang dengan beban penuh.

“Spooring dan balancing penting untuk menjaga stabilitas serta keselamatan. Dengan meluruskan kembali arah roda sekaligus memastikan putaran ban tetap seimbang tanpa getaran, performa berkendara kembali optimal. Selain itu, perawatan ini juga membantu mencegah keausan ban yang tidak merata sehingga umur pakai komponen kaki-kaki menjadi lebih panjang,” lanjut Hariadi.

Salah satu keuntungan bagi pemilik mobil Suzuki adalah kemudahan dalam melakukan pengecekan serta perawatan bagian-bagian tersebut. Melalui ratusan Bengkel Resmi yang berstandarisasi serta memiliki peralatan lengkap, Suzuki siap memberikan layanan serta solusi secara tepat sesuai kebutuhan.

Selain itu, seluruh Bengkel Resmi Suzuki menjamin penggunaan komponen orisinal Suzuki
Genuine Parts (SGP) yang teruji kualitasnya dan dirancang khusus agar presisi dengan spesifikasi kendaraan kesayangan pelanggan.

“Sebagai gambaran pelanggan, pemeriksaan area kaki-kaki umumnya perlu waktu sekitar 30- 60 menit. Jika dilanjutkan dengan proses spooring dan balancing, total waktu pengerjaan bisa 60-120 menit. Sementara itu, bila diperlukan penggantian komponen, estimasi waktu pengerjaan juga berada pada
kisaran 1 hingga 2 jam, tergantung pada kondisi teknis kendaraan dan jenis perbaikannya,” ujarnya.

Guna meningkatkan efisiensi dan kenyamanan, pemilik kendaraan juga dapat memanfaatkan aplikasi MySuzuki untuk melakukan booking service. Melalui ponsel, pelanggan cukup mengakses menu booking service, memilih Bengkel Resmi Suzuki tujuan, menentukan jadwal kunjungan, serta mencantumkan keluhan kendaraan. Informasi awal ini sangat membantu pihak bengkel dalam menyiapkan alur pemeriksaan yang lebih cepat dan tepat sasaran.

Selain itu, MySuzuki juga menyediakan akses mudah untuk pemesanan suku cadang orisinal serta aksesori resmi guna menunjang tampilan kendaraan agar lebih bergaya.

Related posts