GETPOST.ID, Tangerang – Indomobil Emotor Internasional (IEI) meluncurkan skuter listrik baru bernama Sprinto, di pameran GJAW 2025, kemarin (22/11). Skuter listrik ini dibanderol Rp 25,5 juta.
Peluncuran ini memperluas portofolio kendaraan listrik roda dua sekaligus menghadirkan pilihan baru bagi masyarakat urban yang menginginkan mobilitas modern, efisien, dan bertenaga.
Skuter listrik Indomobil eMotor Sprinto dapat dijumpai di Hall 8 ICE-BSD City, Tangerang, Banten, hingga pekan deppan (30/11).
Pius Wirawan, CEO PT Indomobil Emotor Internasional, menjelaskan Sprinto dikembangkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masa kini. Ini skuter listrik yang merepresentasikan mobilitas modern yang dapat diakses semua kalangan.
“Desain sporty, performa agresif, dan fitur lengkap kami rangkai agar pengguna merasakan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Kehadiran Sprinto menjadi bukti keseriusan kami membangun ekosistem kendaraan listrik yang kuat dan relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Pius di
arena GJAW, kemarin.
Desain Sporty dengan Sentuhan Futuristik
- Sprinto punya desain yang sporty sekaligus futuristik. Tampilan depan dibuat tegas dan modern, diperkaya VoltAura Emblem, AeroBlade Panel, dan VoltArmor Panel yang memperkuat karakter agresif.
- Bagian belakangnya dilengkapi Arc Tail Light dengan pencahayaan cerah untuk visibilitas lebih baik di malam hari, serta Geoforce Ready Panel yang menggambarkan integrasi desain dengan fitur digital.
- Ukuran bodi dirancang ideal untuk mobilitas perkotaan dengan panjang 1.980 mm, lebar 745, dan tinggi 1.115 mm. Dikombinasikan dengan ground clearance 150 mm, Sprinto tetap nyaman dikendarai di berbagai kondisi jalan.
- Performanya cukup agresif agresif, dengan akselerasi 0–50 km/jam dalam 6,4 detik.
- Sprinto mengusung motor listrik 3,5 kW dengan torsi instan 195 Nm. Tenaga ini menghadirkan respons cepat saat berakselerasi, cocok untuk kondisi stop-and-go di kota besar.
- Punya 3-Speed Feature dan Boost Mode untuk dorongan tenaga tambahan.
- Dengan baterai Lithium 2,45 kWh, Sprinto punya daya jelajah hingga 110 km untuk sekali pengisian.
- Kecepatan puncaknya 95 km per jam!
- Berbeda dari para pesaingnya, Indomobil eMotor Sprinto terintegrasi penuh dengan aplikasi Indonesia eMotor. Aplikasi ini memungkinkan pemilik memantau kondisi motor secara real-time, seperti Battery Condition, ScreenCast & OTA Update, Pinpoint Vehicle Location, Odometer digital.
- Sprinto juga didukung fitur Service & Assistance. Aplikasi ini membuat Sprinto tidak hanya
sebagai kendaraan ramah lingkungan, tapi juga bagian dari ekosistem mobilitas pintar.

Aktivitas Promo di GJAW 2025
Selama GJAW 2025, pengunjung dapat mencoba berbagai aktivitas interaktif di booth, seperti Wall Message, area bagi pengunjung untuk menuliskan pesan kreatif. Selain itu juga ada IM Shoot, game tembak-target yang saat ini diminati.
Lalu ada Spin Wheel dan test ride, yang dirancang agar pengunjung dapat merasakan pengalaman baru berkendara sekaligus semakin mengenal skuter listrik Indomobil eMotor Sprinto.
Menariknya ada lucky dip, yakni hadiah mulai dari tambahaan diskon up to Rp 1 juta, free helm atau free jaket.
Fitur-fitur Premium
Sprinto menjadi skuter listrik dengan fitur paling lengkap di kelasnya. Fitur keselamatan termasuk Traction Control System (TCS), Combi Brake Assist, Hill Start Assist, Regenerative Braking, Anti-Theft Alarm, dan perlindungan IP67 yang tahan air dan debu.
Untuk meningkatkan kenyamanan, Sprinto dibekali Keyless Start, Push Assist Mode, Reverse Mode, Wide Storage, Emergency Mode, hingga Active Bluetooth Speaker dan sistem hiburan penuh. Suspensi Telescopic Fork di depan dan Hydraulic Coil Spring di belakang menjaga stabilitas sepanjang perjalanan, sedangkan seat height 770 mm membuatnya ramah berbagai postur pengendara.
Carla Karina, Marketing Head PT Indomobil Emotor Internasional, menambahkan Sprinto tidak hanya kuat di performa dan fitur, tapi juga dibangun dengan pengalaman pengguna terintegrasi. Pengendara dapat memantau motor, melakukan update software, hingga mengakses bantuan hanya melalui aplikasi.
“Kami ingin pengalaman digital dan fisik pengguna saling terhubung untuk menciptakan mobilitas yang lebih efisien dan menyenangkan,” pungkas Carla.



