GETPOST.ID, Jakarta – Indonesia saat ini menjadi pasar otomotif terbesar di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Dengan volume pasar rata-rata 1 juta unit per tahun, Indonesia di atas Thailand yang dikenal sebagai “Detroit ASEAN”.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menyatakan industri otomotif Indonesia berada di peringkat ke-13 di dunia dari sisi volume produksi. Sementara dari volume pasar Indonesia di peringkat ke-15.
Industri otomotif Indonesia ternyata sudah dibangun sejak awal tahun 1920 di bawah pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Namun, mengalami perkembangan pesat setelah Indonesia merdeka pada 1945, terutama sejak tahun 1970-an.
Dalam satu dekade terakhir, merek-merek otomotif global memilih Indonesia sebagai pusat produksi dan salah satu dari rantai pasoknya. Banyak merek dunia kini menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan ekspornya untuk kawasan Asia.
Berikut ini daftar peristiwa penting di industri otomotif Indonesia:
1. Tahun 1927
Pabrik perakitan produk otomotif pertama berdiri di Tanjung Priok, Jakarta, milik General Motors (GM), merek otomotif asal Amerika Serikat. Pabrik ini punya kapasitas 6.000 unit per tahun.
2. Tahun 1949
Pabrik perakitan GM diambil alih oleh pemerintah Republik Indonesia setelah kemerdekaan RI dan diubah namanya menjadi PN Gaja Motor.
3. Tahun 1951
Pemerintah Republlik Indonesia membangun pabrik perakitan produk otomotif kedua di Lodan, Jakarta, melalui NV Indonesia Service Company (ISC). Fasilitas ini untuk merakit mobil merek Amerika Serikat: Ford dan Dodge. NV ISC pernah dipimpin Hasjim Ning, yang terkenal sebagai “Raja Mobil di Indonesia” pada masa itu.
4. Tahun 1967
Pemerintah RI menjual sebagian saham di PN Gaja Motor ke PT Astra International Inc, yang kemudian mengganti namanya menjadi PT Gaya Motor dan digunakan untuk merakit mobil Toyota.
5. Tahun 1969
Terbentuk Gabungan Agen Tunggal Kendaraan Bermotor Indonesia (GAKINDO) dan Gabungan Asembling Automobile (GAM) yang menjadi cikal bakal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) seperti sekarang.
6. Tahun 1970
Pabrikan otomotif asal Jepang, Mitsubishi, merintis pembangunan pabrik original equipment manufacturing (OEM) pertama di Indonesia dengan mendirikan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) bersama mitra lokalnya, pengusaha Sjarnoebi Said dan Ibnu Sutowo. Setelah KTB berdiri, Mitsubishi membangun dua pabrik sekaligus pada 1973, yakni PT PT Krama Yudha Ratu Motor (KRM) dan PT Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing (MKM).
Suzuki masuk pertama kali ke industri otomotif Indonesia dan kini berkembang usahanya dengan memproduksi mobil, sepeda motor, dan mesin tempel kapal atau outboard motor. Saat ini Suzuki memiliki tiga pabrik: pabrik Tambun I dengan luas 124.000 meter persegi, Tambun II seluas 420.000, dan Cikarang 1.307.000 dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 5.871 orang. Sejak 1970 hingga 2020, Suzuki telah memproduksi 11,2 juta unit sepeda motor dan 2,7 unit mobil.
7. Tahun 1971
Pada 12 April, PT Toyota Astra Motor (TAM) didirikan oleh PT Astra International Inc dan Toyota Motor Co Ltd dengan kepemilikan saham masing-masing 51 persen banding 49. Saat itu TAM berperan sebagai
importir dan distributor resmi mobil Toyota di Indonesia.
8. Tahun 1977
Mobil serbaguna Toyota Kijang generasi pertama dengan kode KF 10 diluncurkan di Jakarta pada 9 Juni. Kini Kijang sudah menjadi model global Toyota, bukan Indonesia model lagi. Mencapai generasi ke-7 dengan nama baru: Innova Zenix, plus ada varian hybrid.
Bersambung….
Sumber: buku Industri Otomotif untuk Negeri, Menjadi Pemain Utama Era Mobil Listrik (terbit 2021)



