GETPOST.ID, Jakarta – Beberapa hari terakhir di kawasan Jabodetabek, terutama Bekasi, dilanda banjir besar. Selain akibat curah hujan tinggi, banjir di banyak wilayah ini disebabkan air sungai yang meluap akibat pendangkalan.
Kondisi banjir kemarin tentu mengganggu mobilitas masyarakat, sekaligus kekhawatiran karena kendaraan yang terendam banjir berisiko mengalami kerusakan serius dan tidak dapat digunakan.
Jika kendaraan tidak bisa berfungsi, mobilitas pun terhambat, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi sulit dilakukan. Agar kendaraan tetap aman saat banjir, ada beberapa langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko kerusakan dan menjaga mobilitas tetap lancar.
Yuk tetap waspada dan siap menghadapi kondisi ini dengan bijak.
Persiapan Sebelum Hujan Deras
Rutin cek perkiraan cuaca saat bepergian atau meninggalkan rumah sangatlah penting. Sebagai antisipasi dan informasi tambahan bagi pengendara supaya kita bisa menghindari titik-titik rawan banjir dan menyiapkan jalur alternatif lain yang bebas banjir.
Siapkan juga peralatan darurat.. Wajib punya senter, power bank, dongkrak, dan tali derek di dalam mobil. Persiapan sebelum hujan dan banjir sangat penting bagi pengendara, karena dapat menjadi patokan bahwa kondisi di jalan dan di luar rumah tidak selalu baik-baik saja.
Karena itu, selalu pantau informasi cuaca, siapkan jalur alternatif, dan bawa peralatan darurat agar tetap siap menghadapi kondisi tak terduga di perjalanan. Persiapan yang matang bukan hanya menjaga kendaraan tetap aman, tetapi juga memastikan mobilitas tetap lancar meski cuaca ekstrem melanda.
Terpaksa Melewati Genangan Air
Pertama-tama yang harus Anda lakukan apabila terdapat genangan air, yaitu cek tinggi genangan air. Jangan paksakan kendaraan Anda melewati genangan air, jika ketinggian air melebihi setengah roda. Kita harus pastikan juga RPM (Revolutions Per Minutes) kendaraan berjalan stabil dan menggunakan kecepatan rendah untuk mencegah air masuk ke knalpot atau mesin.
Jika kendaraan terpaksa harus melewati genangan air cukup tinggi, pastikan tetap tenang dan mengambil langkah-langkah tepat agar kendaraan tidak mengalami kerusakan. Gunakan gigi rendah (L atau 1 di transmisi otomatis, dan gigi 1 di manual) serta jaga RPM kendaraan di kisaran 1.500–2.000, agar tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi.
RPM terlalu rendah berisiko membuat mesin mati di tengah genangan, sementara RPM terlalu tinggi bisa menyebabkan air tersedot masuk ke mesin melalui knalpot atau air intake, yang berpotensi menyebabkan water hammer dan merusak mesin.
Jangan sekali-kali melaju dengan kecepatan tinggi saat melewati banjir. Ngebut di tengah genangan menyebabkan gelombang air, yang justru meningkatkan risiko air masuk ke dalam mesin. Selain itu, kendaraan kehilangan traksi, menyebabkan slip, dan membahayakan pengendara lain. Kecepatan ideal saat melewati banjir adalah 5–10 km/jam untuk menjaga stabilitas kendaraan.
Setelah berhasil melewati genangan air, segera cari tempat aman dan periksa kondisi kendaraan. Pastikan rem berfungsi dengan baik dengan cara menginjak pedal rem secara perlahan beberapa kali untuk mengeringkan sistem pengereman.
Jika mesin tiba-tiba terasa tidak normal atau terdengar suara aneh, segera matikan mesin dan jangan coba-coba menyalakannya kembali. Jika membutuhkan pengecekan lebih lanjut, Anda bisa membawa kendaraan ke bengkel resmi Hyundai Gowa. Tim mekanik bersertifikat siap membantu Anda memastikan kendaraan kembali dalam kondisi optimal.
Bila Mobil Terendam Banjir
Jika mobil terendam banjir, jangan langsung menyalakan mesin karena dapat menyebabkan water hammer yang berisiko merusak mesin. Segera cabut aki untuk mencegah korsleting dan periksa ketinggian air.
Jika air masuk ke kabin atau menutupi kap mesin, segera hubungi bengkel resmi Hyundai Gowa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah air surut, keringkan interior mobil untuk menghindari jamur, serta periksa oli mesin dan transmisi. Jika oli berubah warna menjadi coklat susu, lakukan penggantian.
Selain itu, pastikan sistem kelistrikan, lampu, dan klakson berfungsi normal sebelum digunakan kembali. Hindari menggunakan rem tangan saat parkir, setelah banjir agar tidak menempel, dan periksa filter udara serta knalpot untuk memastikan tidak ada air tersisa. Untuk keamanan dan performa optimal, segera bawa mobil ke bengkel resmi Hyundai Gowa.
Sedangkan penanganan mobil listrik, bila terendam banjir, menurut Widi Mulyadi, After Sales Head Hyundai Gowa, “Jangan melakukan aktivitas apa pun di kendaraan yang terendam banjir, silahkan segera hubungi dealer Hyundai gowa terdekat. Untuk mendapat penanganang tepat, seperti Electrical Inspection, High voltage battery exterior damage inspection, pengukuran battery tegangan tinggi, pengecekan secara menyeluruh.”
Jika ada pertanyaan atau butuh konsultasi lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi Call center Hyundai Gowa 0812-1000-9400 atau kunjungi website resmi Hyundai Gowa www.hyundaigowa.com juga bisa datang langsung ke cabang Hyundai Gowa terdekat.



