GETPOST.ID, Jakarta – Astra Financial, berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2023, mencatat total aset Rp 185 triliun, tumbuh 4,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didukung pertumbuhan portofolio bisnis signifikan pada sektor pembiayaan dan asuransi, serta pengembangan layanan keuangan berbasis digital.
Direktur Astra dan Director-in-Charge Astra Financial Suparno Djasmin menyatakan, pencapaian Astra Financial selama 4 dekade berkat dedikasi manajemen, karyawan, serta mitra usaha yang didukung penuh pemangku kepentingan yaitu pelanggan, regulator, media dan pihak-pihak lainnya.
Hal tersebut disampaikan Suparno Djasmin pada acara The 95th Jakarta Chief Marketing Officer (CMO) Club, dengan tema “Integrated Financial Service: The Astra Story” di Jakarta, kemarin.

Kinerja Astra Financial
Suparno Djasmin memaparkan pada 2023 Astra Financial mencatatkan kinerja positif, dengan rincian:
1. Sektor pembiayaan menyalurkan dana Rp 128 triliun, tumbuh 14% secara tahunan
Rinciannya; perusahaan pembiayaan kendaraan roda dua, yaitu FIFGROUP, meraih laba Rp 4,1 triliun (tumbuh 29%). Perusahaan pembiayaan kendaraan roda empat, PT Astra Sedaya Finance (ACC) dan Toyota Astra Financial Services (TAF), mencatat laba Rp 2,3 triliun (naik 24%). Dan perusahaan pembiayaan alat berat, Surya Artha Nusantara Finance (SANF) dan Komatsu Astra Finance (KAF), meraih laba Rp 178 miliar, tumbuh 75%.
2. Sektor asuransi, perusahaan asuransi umum (Asuransi Astra)
Laba bersihnya naik 14% menjadi Rp 1,4 triliun. Sementara perusahaan asuransi jiwa Astra Life, mencatatkan peningkatan premi bruto sebesar 2% menjadi Rp 6,1 triliun.
3. Sektor perbankan, Bank Jasa Jakarta
Total asetnya sebesar Rp 11,2 triliun dengan penyaluran pinjaman senilai Rp 3,8 triliun. Layanan digital perbankan yang diluncurkan pada November 2023, Bank Saqu mencatatkan 500 ribu pengguna hingga Februari 2024.
4. Sektor dana pensiun, pengelolaan dana pensiun swasta terbesar di Indonesia lebih dari Rp15 triliun oleh Dana Pensiun Astra.
5. Sektor teknologi financial, Maucash mencatat penyaluran pembiayaan Rp 3,1 triliun dengan 20 juta unduhan.
6. Sektor uang elektronik, AstraPay, mencatat Gross Transaction Value (GTV) senilai Rp 42 triliun dengan lebih dari 12 juta pengguna.
7. Sektor digital ventura, Moxa sebagai Astra Financial Wealth Hub, mencatat GTV Rp 3,9 triliun dengan 19,7 juta unduhan. Di sisi lain, SEVA sebagai platform pencarian mobil dari Astra Financial, meraih total GTV lebih Rp 11,7 triliun dengan penjualan 24 ribu mobil kepada konsumen.
8. Mengelola sektor modal ventura, yaitu Astra Ventura.



