GETPOST.ID, Jakarta – Perusahaan otomotif PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) meraih performa luar biasa pada tahun lalu (2023): menguasai pangsa pasar kendaraan komersial 27,7 persen.
“Kami bersyukur melewati 2023 dan menorehkan pencapaian sangat baik dengan memegang teguh prinsip Cautious Optimism. IAMI berhasil memaksimalkan sumber daya yang kami miliki dan memanfaatkan peluang-peluang usaha yang ada, sehingga pangsa pasar Isuzu di segmen kendaraan niaga meningkat sebesar 1,3 persen di tengah penurunan pasar. Seluruh capaian ini menjadi checkpoint menuju 50 tahun Isuzu Indonesia yang akan terus melaju beyond next level,” ujar Presiden Direktur PT IAMI Yusak Kristian Solaeman di Jakarta, kemarin (25/1).
Pada tahun lalu, penjualan ritel Isuzu Indonesia mencapai 30.085 unit kendaraan niaga. Model Isuzu Elf menempati urutan pertama sebagai produk terlaris dengan penjualan 14 ribu unit.
Kedua, Isuzu Traga terjual sebanyak 11 ribu unit. Namun, secara persentase, kenaikan tertinggi didapat oleh Isuzu GIGA yang tumbuh 34,5 persen dan Isuzu Mu-X tumbuh 94,7 persen.
Pasar Komponen
Pasar suku cadang Isuzu mengalami kenaikan signifikan, yakni 19,8 persen. Ini menjadi capaian terbaru Isuzu di Indonesia. Sejak 1974, Isuzu Indonesia mendukung ekosistem bisnis Indonesia melalui penyediaan solusi mobilitas melalui penyediaan kendaraan bermotor dengan harga kompetitif, biaya efisien, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen setia.
Hampir selama 50 tahun di masyarakat Indonesia, IAMI melayani jutaan konsumen dari Sabang sampai Merauke, serta mendukung kemajuan perekonomian, bisnis, dan perdagangan melalui inovasi yang terus dikembangkan sesuai kebutuhan.
Maka itu, Isuzu kini hadir dengan 3 produk andalan; Isuzu Elf, Isuzu Traga, dan Isuzu Giga.
Salah satu kunci utama bisnis Isuzu bertahan selama 50 tahun adalah menghadirkan harga kompetitif, menyediakan kendaraan yang sesuai dan efisiensi biaya operasional yang baik sehingga bisnis konsumen ikut tumbuh.
Tantangan & Peluang
Kini memasuki tahun emas di Indonesia, IAMI melihat banyak peluang dan tantangan yang siap untuk dihadapi. Berbagai kegiatan dan kampanye untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, serta berbagai inovasi terus dilakukan guna menyesuaikan dengan kebutuhan pasar dan perkembangan zaman.
“Kami akan meningkatkan bisnisnya dengan memperluas lingkup usaha dan menggaet lebih banyak konsumen pada 2024. Langkah-langkah konkretnya, peningkatan portofolio produk dan penyempurnaan layanan purnajual, memaksimalkan pabrik Isuzu di Karawang, memperbesar ekosistem dan stakeholder, hingga memperkuat pilar-pilar bisnis Isuzu,” lanjut Yusak.

Pada tahun ini (2024), IAMI menargetkan penjualan 30 ribu unit kendaraan niaga. Pangsa pasarnya lebih 30 persen terhadap pasar kendaraan niaga nasional, serta meningkatkan pertumbuhan bisnis suku cadang hingga 11,3 persen.
Selain itu, pengembangan utilitas pabrik menjadi 75 persen untuk memenuhi permintaan pasar. Konten lokal pada produk-produk Isuzu Indonesia juga akan ditingkatkan. Tujuannya, menghasilkan efisiensi dan efektivitas sehingga konsumen mendapat hasil maksimal.
Langkah tersebut mempertimbangkan proyeksi pemerintah: pertumbuhan ekonomi nasional 5 persen lebih. Serta kegiatan pemilihan presiden 2024 yang berpotensi menjadi tantangan sekaligus peluang.



