Penulis Fissilmi Hamida Viral, Dituding Plagiat Novel Canting

Fissilmi Hamida

GETPOST.ID, Jakarta– Penulis novel Canting, Fissilmi Hamida sedang viral. Seorang wanita mengungkapkan sebuah fakta mengenai Fissimi Hamida yang secara tak langsung telah ‘membunuh’ suaminya hingga ketiga anaknya menjadi anak yatim.

Wanita asal Yogyakarta lulusan S2 Universitas Bristol Inggris itu telah meminta semua pengikutnya untuk mereport akun Facebook wanita yang bernama Sarah Amelia itu yang ternyata itu akun bisnisnya. Hingga dia kehilangan penghasilan di saat suaminya sakit dan berakhir meninggal lantaran dia tak memiliki uang. Ini tulisannya yang diunggahnya di grup Komunitas Bisa Menulis di Facebook.

FISSILMI HAMIDA ‘MEMBUNUH’ SUAMI SAYA
Hey FISSILMI HAMIDA!
Ingatkah kamu dgn akun SARAH AMELIA yang kamu dan penggemarmu report?
Ingatkah kamu ketika saya memohon maaf memohon ampunanmu utk ga memperpanjang masalah? Saya memang bodoh, bukan lulusan S2 Inggris seperti kamu. Saya ga tahu kalau menyalin tulisanmu akan membuat saya dicap sebagai PENCURI.
satu tahun lebih dan sekarang saya beranikan diri untuk menulis ini.

Hey FISSILMI HAMIDA!
Tahukan kamu wahai perempuan cerdas? Ulahmu membuat saya ga bisa lagi cari nafkah di media sosial. Ulahmu membuat saya harus mengembalikan uang konsumen. Ulahmu membuat akun bank saya diblokir krn beberapa konsumen melaporkan saya sebagai penipu.
Ulahmu membuat saya ga bisa membiayai suami saya berobat setelah jatuh dari lantai 2 rumah yg dia bangun.

Ulahmu wahai FISSILMI HAMIDA, membuat saya kehilangan suami, membiat tiga anak saya kehilangan ayah, membuat mertua saya kehilangan putra. Yaaaa FISSILMI HAMIDA, 3 agustus 2020 suami saya meninggal setelah tiga hari muntah darah dan saya ga bisa bawa dia ke RS. Uang yg saya niatkan untuk rontgen terpaksa harus saya bayarkan untuk konsumen.

Satu tahun lebih saya mengutuk diri sendiri. Saya memaki diri sendiri krn merasa bodoh. Saya menyalahkan diri saya sendiri krn menyalin tulisan kamu dan berujung dgn hilangnya akun saya. Satu tahun lebih saya menyimpan trauma dan benar benar hengkang dari media sosial.

Setiap kali saya melihat anak anak saya, rasa bersalah selalu muncul. Tapi beberapa hari yg lalu seorang teman memaksa saya utk angkat bicara.
Setelah saya telusuri ternyata kamu menyalin tulisan orang dan menjadikannya buku. Atas namamu.

Fissilmi Hamida



Hey FISSILMI HAMIDA!
Kamu bilang saya pencuri, padahal tulisanmu ga saya jual. Ternyata kamu PENCURI, MALING, PENIPU yg sebenarnya.
DEMI ALLAH. Sampai matipun saya ga akan memaafkan kamu.
DEMI ALLAH. Meskipun kamu bersujud saya ga akan memaafkan kamu.

Hey FISSILMI HAMIDA!
Ingat nama saya baik baik SARAH AMELIA, perempuan yg kamu jadikan janda.
Ingat nama ini baik baik KHALEED, KAHFI, KHAWLA. Tiga anak yg kamu jadikan yatim.
Ingat nama kami. DEMI ALLAH saya ga akan pernah berhenti mengutuk kamu.
SEMOGA ALLAH MENARIK NYAWAMU DENGAN RASA SAKIT YANG GA AKAN PERNAH KAMU BAYANGKAN.

Read More


Satu tahun lalu, wanita bernama Sarah Amelia ini pernah memposting mengenai prilaku Fissilmi Hamida tapi dengan akun anonim. Saat itu, Fissilmi Hamida tak menghiraukan lantaran akun tersebut tak memiliki nama. Sarah Amelia berani buka suara ternyata Novel Canting karya Fissilmi Hamida plagiat dari novel berjudul Dahlia.
Akun media sosial Fissilmi Hamida pun tak aktif, baik Facebook maupun INstagramnya.

Related posts