Saat Perang Dagang Trump, 7 Pabrik Honda Raih Penghargaan dari Amerika Serikat

Pabrik mobil Honda di Amerika Serikat.

GETPOST.ID, Amerika Serikat –  Sebanyak tujuh pabrik mobil Honda di Amerika Serikat meraih Sertifikat ENERGY STAR dari Badan Perlindungan Lingkungan atau Environmental Protection Agency (EPA) sepanjang 2024.

Hasil ini diraih di tengah perang dagang atau tarif yang dilakukan Presiden Donald Trump terhadap negara-negara di dunia.

Read More

Pencapaian ini menegaskan komitmen berkelanjutan Honda mengurangi konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca. Sejalan dengan tujuan globalnya mencapai netralitas karbon di seluruh produk dan aktivitasnya pada 2050.

Ketujuh pabrik yang mendapat sertifikasi itu meliputi fasilitas produksi kendaraan, komponen, dan unit daya.

Pabrik Marysville dan East Liberty di Ohio mampu empertahankan penghargaan ini selama 19 tahun berturut-turut. Sementara pabrik Indiana meraihnya 13 tahun berturut-turut.

Pabrik mesin Anna di Ohio penghargaan untuk ke-7 kali, pabrik mesin mobil di Alabama ke-6, dan pabrik transmisi Honda di Ohio dan Georgia masing-masing ke-5 kali.

Jeff Waid, pimpinan Inisiatif Pabrik Hijau Honda di Amerika, megatakan tujuan global mencapai netralitas karbon di seluruh produk dan aktivitas perusahaan pada 2050 mendorong kami menjalankan berbagai inisiatif lingkungan di pabrik-pabrik di Amerika Utara.

“Inisiatif efisiensi energi dan praktik bisnis berkelanjutan dengan fokus pengurangan limbah dan konsumsi air, menjadi inti komitmen lingkungan. Kami terhormat atas pengakuan yang diberikan melalui sertifikat ENERGY STAR dari EPA,” ujar Waid dalam siara pers.

Honda berupaya mencapai tujuan globalnya, untuk mencapai dampak lingkungan nol pada 2050 melalui pendekatan “Triple Action to Zero”. Pendekatan ini mencakup pencapaian netralitas karbon untuk semua produk dan aktivitas perusahaan, pemanfaatan energi terbarukan 100%, dan sirkulasi sumber daya, menggunakan 100% bahan berkelanjutan dengan memproses ulang produk menjadi bahan mentah, serta menggunakan kembali bahan tersebut dalam pembuatan produk baru.

 

 

Related posts