Mobil Hybrid Made in Indonesia Makin Disukai Konsumen Dunia

Toyota Yaris Cross siap dikirim ke negara tujuan ekspor.

GETPOST.ID, Jakarta – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melaporkan pada 2024 permintaan model kendaraan elektrifikasi melonjak lebih dari 100%. Kendaraan elektrifikasi buatan sumber daya manusia (SDM) asal Indonesia terbukti memberikan andil terhadap kinerja ekspor otomotif nasional sebesar 18.553 unit, naik 111% dibandingkan tahun lalu.

Pada 2024, ekspor model Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid (HEV) mencapai 11.790 unit dan Yaris Cross (HEV) 6.763 unit.

Read More

Kedua varian kendaraan elektrifikasi ini diproduksi anak bangsa di pabrik TMMIN Karawang Plant 1, yang makin diminati konsumen global di negara-negara Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah.

“Kendaraan elektrifikasi makin diminati konsumen global yang peduli terhadap isu perubahan iklim dan lingkungan “Carbon is our Enemy”. Artinya, industri otomotif nasional harus di depan perubahan dalam membentuk ekosistem kendaraan elektrifikasi untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional untuk produk ramah lingkungan, khususnya saat memasuki era transisi energi. Salah satunya, melalui strategi multi-pathway, untuk menjawab beragam permintaan teknologi kendaraan. Namun, tetap mendukung pertumbuhan industri otomotif Tanah Air sejak masa lalu, masa kini, dan di masa depan. Sesuai prinsip kami “No One Left Behind”, tidak ada teknologi kendaraan yang ditinggalkan,” ujar Bob Azam, Wakil Presiden Direktur TMMIN, dalam rilisnya.

Ekspor Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid.

No One Left Behind

Toyota Indonesia berkomitmen mengembangkan kendaraan elektrifikasi untuk mendukung target Pemerintah mencapai net zero emission pada 2060.

Mengusung strategi multi-pathway, Toyota Indonesia menyediakan berbagai pilihan teknologi kendaraan, seperti kendaraan konvensionalteknologi Internal Combustion Engine (ICE) yang rendah emisi, Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Battery Electric Vehicle (BEV), Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) hingga bahan bakar terbarukan Flexy Fuel (Biofuel), seperti biodiesel atau bioethanol.

“Selain kendaraan elektrifikasi, Veloz dan Fortuner menjadi kendaraan TMMIN menyumbangkan performa ekspor dengan total 110.714 unit selama setahun terakhir. Sebagai industri dengan produk berteknologi tinggi dan padat karya, Toyota Indonesia terus meningkatkan daya saing produk buatan dalam negeri dengan kompetensi SDM dalam negeri mumpuni selama lebih 5 dekade dan seterusnya untuk membersamai masyarakat Indonesia,” tambah Nandi Julyanto, Presiden Direktur TMMIN.

Related posts