Lebih 60 Tim Lolos Inspeksi Teknis Shell Eco-marathon Asia-Pacific and the Middle East 2024

Peserta Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2024 di Sirkuit Mandalika, Lombok.

GETPOST.ID, Lombok – Lebih 60 tim lulus proses inspeksi teknis yang ketat untuk bersaing di sirkuit dalam kompetisi Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2024 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Selama inspeksi teknis, tim harus memenuhi serangkaian pemeriksaan termasuk keselamatan untuk memenuhi syarat dalam kompetisi di lintasan.

Read More

Tim yang lolos inspeksi teknis akan bertanding dalam dua kategori, Prototype dan Urban Concept, untuk menentukan tim mana yang mampu menempuh jarak terjauh dengan bahan bakar paling hemat. Kedua kategori tersebut resmi dimulai pada Kamis (4/7).

Total ada 78 tim mendaftar untuk berpartisipasi tahun ini, bersaing untuk membangun dan merancang kendaraan yang paling hemat energi. Diselenggarakan di Sirkuit Internasional Mandalika hingga besok, Sabtu (6/7).

Kategori Urban Concept

LH-EV Fuel Cell dari Universitas Lac Hong, adalah tim pertama dari Vietnam yang berpartisipasi dalam kategori Urban Concept dengan sumber energi hidrogen. Tim ini lolos inspeksi teknis kemarin (4/7).

Manajer tim Truong Quoc Khanh mengatakan, mahasiswa dari Universitas Lac Hong memiliki minat untuk merancang dan memproduksi mobil yang hemat bahan bakar. Kami melihat hidrogen sebagai bahan bakar masa depan karena lebih ramah lingkungan, memiliki banyak kegunaan, dan lebih efisien sebagai sumber energi, tapi masih banyak tantangan di Vietnam dalam hal teknologi, produksi, penyimpanan, dan transportasinya.

“Itulah mengapa kami memilih kategori ini tahun ini, untuk mendorong diri kami lebih jauh,” ujarnya dalam siaran pers.

Kategori Urban Concept merupakan kategori kendaraan yang paling menyerupai mobil penumpang secara visual dengan menggunakan empat roda dan didesain dengan spesifikasi layak jalan. Tim-tim di kategori ini ditantang untuk mengupayakan optimalisasi energi pada mobil yang juga memenuhi kebutuhan manusia, seperti kenyamanan pengemudi.

Setelah itu, peserta akan menggunakan salah satu dari tiga jenis bahan bakar; yakni baterai listrik, sel bahan bakar hidrogen, dan pembakaran internal atau internal combustion (bensin, etanol, dan/atau diesel).

Kategori Prototype

Fokus untuk menciptakan desain kendaraan masa depan (futuristik). Para peserta kategori ini menciptakan kendaraan roda tiga yang ringan dan ultra-efisien untuk memaksimalkan efisiensi sumber energi yang inovatif.

Arafa Maulana Abdillah, Manager Tim Nakoela, menjelaskan, kami berhasil menciptakan desain kendaraan futuristik yang sesuai dengan pedoman teknis, yang sangat menantang.

“Kami merancang kendaraan Prototype menggunakan sumber energi bensin, serta mengandalkan desain badan mobil yang sangat aerodinamis, memiliki sistem propulsi, serta kelistrikan yang efisien sehingga menghasilkan angka kehematan yang tinggi,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *