Alasan Biznet Pede Hadapi Starlink di Bisnis Internet Cepat

GETPOST.ID, Bali – Layanan internet milik Elon Musk, Starlink, sudah masuk ke pasar Indonesia. Menggunakan teknologi satelit yang dikembangkan sendiri, Starlink menawarkan layanan internet dengan bandwidth besar plus cepat.

Layanan internet Starlink populer di Tanah Air karena popularitas Elon Musk, salah satu orang terkaya di dunia, di belakangnya.

Read More

Bagaimana pandangan pemain internet swasta terbesar di Indonesia, Biznet, terhadap Starlink?

Adrianto Sulistyo, Senior Manager Marketing Biznet, berpendapat saat ini Starlink bukan ancaman bagi Biznet. Sebab Biznet juga sudah memberikan bandwidth besar seperti Starlink. Misalnya layanan Biznet Home yang saat ini menawarkan bandwidth 300 mbps.

Kemudian harga jual perangkat Biznet juga lebih murah dibandingkan perangkat Starlink. Starlink di masa promonya menjual perangkat kerasnya Rp 2 juta, sedangkan Biznet lebih murah dari harga itu.

Maka itu, di kota-kota skunder, layanan Starlink pun menjadi mahal. Sedangkan daya beli warganya tidak setinggi di kota-kota besar.

“Dalam beberapa hal, kami lebih unggul dibandingkan Biznet. Selain harga perangkat Biznet lebih murah, kami juga lebih fleksibel dan cepat melayani konsumen yang ingin mendpatkan layanan internet cepat. Starlink saat ini belum mampu,” ujar Adrianto usai acara peluncuran Biznet Nusantara Cable System-1 (BNCS-1) di Jimbaran, Bali, kemarin.

Sedikit penjelasan, jaringan kabel bawah laut BNCS-1 membuat Biznet mampu menawarkan layanan internet dengan bandwidth besar di kota-kota skunder di wilayah Sumatra bagian Selatan termasuk Lampung dan Sumatra Selatan.  Volume bandwidth-nya kini sama besar dengan layanan di Pulau Jawa.

Saat ini, layanan fixed broadband dengan bandwidth besar seperti Biznet masih lebih unggul dibandingkan Starlink dengan teknologi satelitnya.

biznet goes to online

Layanan Biznet Lebih Unggul

Menurutnya, dari sisi harga, Biznet masih percaya diri dengan kehadiran  Starlink di Indonesia.

Adrianto pun mencontohkan harga layanan Biznet. Yang termurah, mulai Rp 175 – 250 ribu per bulan dijual dengan bandwidth sebesar 50 mbps. Kemudian bandwidth 150 mbps dijual Rp 375 ribu per bulan. Dan bandwidth 300 mbps dijual Rp 700 ribu per bulan (bandwdth layanan ini sama besar dengan yang dijual Starlink).

“Dari sisi harga, kami masih unggul dari Starlink. Berdasarkan riset perilaku konsumen, orang beli internet karena referensi. Kalau selama ini merasa nyaman, mereka tidak akan ganti layanan. Starlink populer karena ada nama Elon Musk dan penasaran publik saja,” pungkas Adri.

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *